IHSG Dibuka Menghijau Iringi Pergerakan Variatif Bursa Asia
Rabu, 08 Agustus 2018 - 09:49 WIB
IHSG Dibuka Menghijau Iringi Pergerakan Variatif Bursa Asia
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Rabu (8/8/2018) dibuka cenderung naik yang tercatat di posisi 6.097,82 atau lebih tinggi 6,570 poin atau setara 0,108%. Raihan positif bursa saham dalam negeri mengiringi pergerakan variatif bursa utama Asia.
Sementara kemarin, IHSG ditutup turun 9,881 poin atau 0,162% menjadi 6.091,25 poin. Dalam pergerakannya, IHSG Selasa (7/8) kemarin ini sempat mencapai posisi tertinggi 6.113,99 poin dan terendah 6.079,48 poin.
Peningkatan IHSG pagi ini didorong antara lain oleh kenaikan harga saham Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), Bank Mandiri Tbk (BMRI), Unilever Indonesia Tbk (UNVR), dan Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).
Hingga pukul 09.21 WIB, harga saham emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp300 triliun, yaitu UNVR naik 0,11% jadi Rp43.600 per unit. Adapun harga saham TLKM naik 0,56% ke Rp3.600, BBRI naik 1,49% ke Rp3.400, dan BMRI naik 1,04% jadi Rp7.275 per saham.
Pasar saham Asia cenderung bergerak variatif, meski sebagian besar pasar utama merangkak lebih tinggi mengikuti lonjakan Wall Street seiring laporan kuat laba perusahaan. Tercatat indeks Nikkei Jepang naik tipis 0,41 persen dalam pembukaan, dengan subindex perdagangan transportasi laut lebih tinggi sebesar 1,72% untuk memimpin kenaikan sesi pagi.
Selanjutnya bursa saham Korea Selatan juga diperdagangkan lebih tinggi, dengan indeks Kospi mendapatkan tambahan sebesar 0,2%. Sedangkan indeks utama Australia yakni ASX 200 menanjak naik 0,2% seiring lompatan subindex keuangan untuk membuat bursa saham menguat lebih luas.
Di tempat lain, Indeks Hang Seng Hong Kong diperdagangkan mendatar namun masih meningkat mencapai 0,06%. Saham-saham terkait energi diperdagangkan lebih tinggi, untuk memperpanjang kenaikan tajam yang terlihat pada hari Selasa, kemarin sementara saham-saham finansial terlihat melemah. Saham daratan China juga berbalik melemah setelah sempat bangkit. Komposit Shanghai tergelincir 0,44% dan blue-chip CSI 300 berkurang 0,52%.
Sementara kemarin, IHSG ditutup turun 9,881 poin atau 0,162% menjadi 6.091,25 poin. Dalam pergerakannya, IHSG Selasa (7/8) kemarin ini sempat mencapai posisi tertinggi 6.113,99 poin dan terendah 6.079,48 poin.
Peningkatan IHSG pagi ini didorong antara lain oleh kenaikan harga saham Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), Bank Mandiri Tbk (BMRI), Unilever Indonesia Tbk (UNVR), dan Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).
Hingga pukul 09.21 WIB, harga saham emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp300 triliun, yaitu UNVR naik 0,11% jadi Rp43.600 per unit. Adapun harga saham TLKM naik 0,56% ke Rp3.600, BBRI naik 1,49% ke Rp3.400, dan BMRI naik 1,04% jadi Rp7.275 per saham.
Pasar saham Asia cenderung bergerak variatif, meski sebagian besar pasar utama merangkak lebih tinggi mengikuti lonjakan Wall Street seiring laporan kuat laba perusahaan. Tercatat indeks Nikkei Jepang naik tipis 0,41 persen dalam pembukaan, dengan subindex perdagangan transportasi laut lebih tinggi sebesar 1,72% untuk memimpin kenaikan sesi pagi.
Selanjutnya bursa saham Korea Selatan juga diperdagangkan lebih tinggi, dengan indeks Kospi mendapatkan tambahan sebesar 0,2%. Sedangkan indeks utama Australia yakni ASX 200 menanjak naik 0,2% seiring lompatan subindex keuangan untuk membuat bursa saham menguat lebih luas.
Di tempat lain, Indeks Hang Seng Hong Kong diperdagangkan mendatar namun masih meningkat mencapai 0,06%. Saham-saham terkait energi diperdagangkan lebih tinggi, untuk memperpanjang kenaikan tajam yang terlihat pada hari Selasa, kemarin sementara saham-saham finansial terlihat melemah. Saham daratan China juga berbalik melemah setelah sempat bangkit. Komposit Shanghai tergelincir 0,44% dan blue-chip CSI 300 berkurang 0,52%.
(akr)
Lihat Juga :