Awal Perdagangan, IHSG Menguat Iringi Pergerakan Mixed Bursa Asia

Jum'at, 10 Agustus 2018 - 09:34 WIB
Awal Perdagangan, IHSG...
Awal Perdagangan, IHSG Menguat Iringi Pergerakan Mixed Bursa Asia
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan, Jumat (10/8/2018) meningkat tipis setelah kemarin sempat terpeleset. IHSG pagi ini dibuka naik 24,290 poin atau 0,4% ke level 6.089,55.

Sementara pada perdagangan kemarin, bursa saham Tanah Air berakhir tergelincir untuk melanjutkan tren negatif sepanjang hari. IHSG ditutup kehilangan 29.57 poin atau 0,49% menjadi 6.065,26.

Peningkatan IHSG pagi ini didorong antara lain oleh kenaikan harga saham Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), Bank Mandiri Tbk (BMRI), Unilever Indonesia Tbk (UNVR), H.M. Sampoerna Tbk (HMSP), dan Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).

Hingga pukul 09.19 WIB, harga saham emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp300 triliun, yaitu UNVR naik 0,70% jadi Rp43.300 per unit. Adapun harga saham HMSP naik 0,60% ke Rp3.800, BBRI naik 1,5% jadi Rp3.380, BMRI naik 0,69% ke Rp7.325, dan TLKM naik 1,15% jadi Rp3.530 per saham.

Sektor dalam negeri pagi ini, kompak berada dalam jalur zona hijau. Sektor konsumer menguat sebanyak 19,38 poin, sektor pertambangan menguat sebanyak 9,14 poin, sektor manufaktur menguat sebanyak 6,57 poin, dan sektor perdagangan menguat sebesar 2,92 poin.

Di sisi lain seperti dilansir CNBC, bursa saham Asia bervariasi pada hari perdagangan terakhir dalam sepekan. Kinerja ini menjadi sinyal tekanan setelah Wall Street tergelincir lantaran ketidakpastian berkelanjutan atas meningkatnya ketegangan perdagangan antara China dan AS.

Indeks Nikkei Jepang tergelincir 0,44% dengan perusahaan asuransi dan saham pertambangan memimpin penurunan secara keseluruhan. Pada tempat lain, indeks Kospi di Korea Selatan juga jatuh 0,72% terseret pelemahan sektor teknologi di awal perdagangan.

Tercatat saham Samsung Electronics turun 3,52% diikuti ambruknya saham SK Hynix sebesar 3,59%. Selanjutnya saham Australia, ASX 200 menyerah meski sempat menanjak naik hingga akhir lebih rendah 0,13%. Sektor energi dan utilitas memimpin kerugian, usai masing-masing kehilangan 1,41% serta 1,13%.

Ekuitas China pagi ini berada di wilayah positif, memperpanjang keuntungan tajam yang dibuat dalam sesi sebelumnya. Komposit Shanghai hampir mendatar dengan tambahan 0,13% sedangkan komposit Shenzhen yang lebih kecil meningkat 0,52%.

Sedangkan indeks Hang Seng di Hong Kong menyusut mencapai 0,18% meskipun saham properti dan konstruksi awalnya naik, memimpin kenaikan pagi ini. Indeks saham MSCI untuk Asia Pasifik di luar Jepang lebih rendah sebesar 0,33% dalam perdagangan sesi pagi Asia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Seharian Menghijau,...
Seharian Menghijau, IHSG Ditutup Melesat ke Level 6.100
Melempem, IHSG Pagi...
Melempem, IHSG Pagi Ini Dibuka Turun ke Level 6.074
IHSG Tembus Level 6.200,...
IHSG Tembus Level 6.200, Ini Dia 10 Saham Top Gainers
254 Saham Menguat, IHSG...
254 Saham Menguat, IHSG Dibuka Naik ke Level 6.072
IHSG Diprediksi Masih...
IHSG Diprediksi Masih Lunglai, Saham-saham Ini Layak Dicermati
Akhir Pekan, IHSG Diprediksi...
Akhir Pekan, IHSG Diprediksi Menguat Terbatas
Berita Terkini
Rupiah Menguat, IHSG...
Rupiah Menguat, IHSG Hari Ini Ditutup Melejit Nyaris 2%
4 menit yang lalu
AHY Targetkan Bandara...
AHY Targetkan Bandara Soekarno-Hatta Tembus 10 Besar Terbaik Dunia di 2029
17 menit yang lalu
Apindo: DSI Bisa Perkuat...
Apindo: DSI Bisa Perkuat Tata Kelola Ekspor Tanpa Menambah Beban Dunia Usaha
29 menit yang lalu
MNC Bank Jambi Serahkan...
MNC Bank Jambi Serahkan Hadiah Motor Program Tabungan Dahsyat
59 menit yang lalu
Bendungan Bulango Ulu...
Bendungan Bulango Ulu Garapan Brantas Abipraya Siap Dukung Ketahanan Pangan dan Air di Gorontalo
1 jam yang lalu
Prinsip Berkelanjutan,...
Prinsip Berkelanjutan, Jasa Marga Tingkatkan Pengelolaan Green Toll Road
1 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved