IHSG Berakhir Ambles ke Posisi 5.783 Saat Bursa Asia Terpeleset

Kamis, 16 Agustus 2018 - 16:58 WIB
IHSG Berakhir Ambles...
IHSG Berakhir Ambles ke Posisi 5.783 Saat Bursa Asia Terpeleset
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir sesi perdagangan, Kamis (16/8/2018) ditutup ambles untuk melanjutkan tren negatif sejak siang tadi. Hingga perdagangan sore, IHSG berakhir turun 32,79 poin atau 0,56% menjadi 5.783,80.

Di sisi lain IHSG pada sesi I perdagangan menyusut 30.06 poin atau 0,52% ke posisi 5.786,53 setelah pagi tadi dibuka jatuh 0,78% atau setara 45,17 poin ke level 5.771,42. Kemarin, bursa saham berakhir menguat ke level 5.816,59 usai meningkat 46,72 poin.

Sektor saham dalam negeri hampir semuanya berada di area negatif. Di mana sektor yang mengalami pelamahan terdalam yaitu infrastruktur 1,78% diikuti keuangan anjlok 1,65%. Sedangkan penguatan terjadi pada aneka industri mencapai sebesar 1.44% serta industri dasar bertambah 1,03%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp6,78 triliun dengan 8,20 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai minus Rp731,62 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp3,14 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,41 triliun. Tercatat sebesar 144 saham menguat, 252 melemah dan 132 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT BISI International Tbk. (BISI) naik Rp135 menjadi Rp1.500, PT Astra International Tbk. (ASII) menanjak Rp125 ke posisi Rp7.100 dan PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA) bertambah Rp50 menjadi Rp3.200.

Selanjutnya saham-saham yang melemah yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp200 menjadi Rp71.600, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) menyusut Rp80 menjadi Rp1.830 serta PT Cita Mineral Investindo Tbk. (CITA) jatuh Rp65 ke level Rp1.250.

Sementara seperti dilansir CNBC, saham Asia tergelincir pada hari Kamis, tetapi mengupas beberapa penurunan curam yang terlihat sebelumnya setelah China mengumumkan sedang merencanakan untuk putaran baru pembicaraan perdagangan dengan Amerika Serikat.

Pasar saham China sedikit membaik, meski komposit Shanghai masih ditutup lebih rendah sebesar 0,63% pada posisi 2.705,97 setelah jatuh lebih dari 1% pada sesi pembukaan. Indeks Hang Seng di Hong Kong juga mengalami penyusutan sebesar 0,82% di level 27.100,06.

Beberapa pasar utama lainnya juga mencetak kerugian lebih sedikit. Tercatat indeks Nikkei Jepang turun tipis 0,05% hingga ditutup pada level 22.192,04 setelah bergerak fluktuatif dalam perdagangan hari ini. Indeks Kospi Korea Selatan juga mengakhiri sesi tergelincir 0,8% di posisi 2.240,80 ditegak kinerja mixed sektor teknologi.

Di tempat lain, bursa Australia ASX 200 ditutup sedikit lebih rendah di 6,382.30 atau menyusut 0,01% dengan sektor energi dan material mengambil kejatuhan terbesar menyusul penurunan harga komoditas dalam sesi semalam. Saham di Jepang, Korea Selatan dan China telah jatuh lebih dari 1 persen pada awal sesi. Indeks MSCI saham di Asia Pasifik di luar Jepang terakhir lebih rendah 0,45% dalam sesi sore perdagangan Asia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Seharian Menghijau,...
Seharian Menghijau, IHSG Ditutup Melesat ke Level 6.100
Melempem, IHSG Pagi...
Melempem, IHSG Pagi Ini Dibuka Turun ke Level 6.074
IHSG Tembus Level 6.200,...
IHSG Tembus Level 6.200, Ini Dia 10 Saham Top Gainers
254 Saham Menguat, IHSG...
254 Saham Menguat, IHSG Dibuka Naik ke Level 6.072
IHSG Diprediksi Masih...
IHSG Diprediksi Masih Lunglai, Saham-saham Ini Layak Dicermati
Akhir Pekan, IHSG Diprediksi...
Akhir Pekan, IHSG Diprediksi Menguat Terbatas
Berita Terkini
Kelas Menengah Paling...
Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax, Ekonomi Bakal Kehilangan Penopangnya
10 menit yang lalu
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
10 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
10 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
10 jam yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
10 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
11 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved