Saka Energi Kembali Berkiprah Temukan Cadangan Minyak

Jum'at, 17 Agustus 2018 - 20:07 WIB
Saka Energi Kembali...
Saka Energi Kembali Berkiprah Temukan Cadangan Minyak
A A A
JAKARTA - PT Saka Energi Indonesia, anak usaha PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) kembali menemukan cadangan minyak bumi di Sumur Eksplorasi TKBY-2 di Wilayah Kerja Pangkah. Saka memiliki hak partisipasi 100% pada wilayah kerja tersebut.

Sumur Eksplorasi TKBY-2 yang dibor Saka Energi di lepas pantai Utara Jawa Timur telah mencapai kedalaman akhir pada 9.500 kaki. Di sumur ini, berhasil ditemukan keberadaan minyak bumi di beberapa lapisan.

Berdasarkan hasil analisa data perekaman bawah permukaan, akan dilakukan beberapa Uji Kandung Lapisan (UKL) untuk mengetahui kemampuan reservoir mengalirkan migas per harinya. Direktur Utama Saka Energi Tumbur Parlindungan menjelaskan, hasil uji produksi tersebut akan membuktikan keberadaan migas pada lapisan Tuban, Kujung dan Ngimbang Karbonat yang membentang dari Prospek RGL di Timur Laut sampai Prospek TKBY di bagian Barat.

Lokasi sumur TKBY-2 berjarak sekitar 10 km dari fasilitas produksi Well-head Platform B, dimana kegiatan ini merupakan bagian strategi besar eksplorasi Pangkah. Sehingga optimasi yang dilakukan saat ini terhadap fasilitas produksi yang sudah ada, dapat sejalan dengan tingkat keekonomian dari Wilayah Kerja Pangkah.

Pengeboran Sumur Ketiga Blok South Sesulu

Tidak hanya menemukan cadangan minyak tambahan di blok Pangkah, Saka Energi juga akan melakukan tajak pengeboran di Sumur Eksplorasi WEST SIS-A#1 Di Wilayah Kerja South Sesulu pada 17 Agustus 2018. Tumbur mengatakan, perusahaannya akan menggunakan Rig Jack Up yang ke-2. Sumur ini merupakan sumur eksplorasi ke-3 yang dibor oleh Saka Energi di Wilayah Kerja South Sesulu yang terletak di Selat Makassar.

“Kegiatan pengeboran di sumur West SIS-A#1 dan keberhasilan eksplorasi di sumur TKBY-2 merupakan bagian dari kontribusi dan ketekunan Saka Energi dalam melakukan eksplorasi menuju Giant Discovery dan juga meningkatkan keyakinan bahwa cadangan migas yang signifikan masih dapat ditemukan di Indonesia saat ini,” kata Tumbur dalam keterangan resmi, Jumat (17/8/2018).

Tumbur mengapresiasi semangat para pekerja Saka Energi dalam mencari cadangan migas besar baru di Indonesia. Ia mengilustrasikan semangat tersebut diinspirasi dari para pejuang yang 73 tahun lalu meyakini dapat mengusir penjajah dari tanah air.

"Keduanya sama-sama pekerjaan yang tidak mudah untuk diwujudkan. Namun, jerih payah dan tekad yang kuat selalu menunjukkan hasil. Semoga temuan cadangan migas baru ini bisa jadi hadiah HUT Republik Indonesia dari Saka Energi," kata Tumbur.

Saka Energi saat ini memiliki 12 hak partisipasi di blok migas dalam negeri dan satu di luar negeri. Tujuh blok yang sudah berproduksi yaitu blok Pangkah, Muara Bakau, Bangkanai, Ketapang, Muriah, Southeast Sumatera, dan Blok Fasken yang berada di Amerika Serikat.

Sementara lima blok lainnya belum menghasilkan minyak atau gas karena masih dalam tahap eksplorasi yakni Blok West Bangkanai, Wokam II, South Sesulu dan Saka Energi juga baru saja memenangkan wilayah kerja Pekawai dan West Yamdena dari lelang terbuka yang dilakukan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gas Bumi Mengalir di...
Gas Bumi Mengalir di Raindear Coffee, Sajikan Aneka Hidangan Mengenyangkan dengan Cita Rasa Premium yang Konsisten
Komitmen PGN Pasok Gas...
Komitmen PGN Pasok Gas Bumi untuk Kelistrikan Secara Berkelanjutan
Kolaborasi PGN-MRT Menegaskan...
Kolaborasi PGN-MRT Menegaskan Komitmen Menuju Energi Bersih
Inovasi Pemasaran, PGN...
Inovasi Pemasaran, PGN Gencarkan Strategi Omnichannel
Dukungan Penuh Pemerintah...
Dukungan Penuh Pemerintah dalam Penguatan Pasokan Gas di Sebagian Jabar dan Sumatera
Dapat Gas Murah dari...
Dapat Gas Murah dari PGN, Baja Krakatau Steel Bakal Kompetitif
Berita Terkini
Konsisten Jaga Kinerja...
Konsisten Jaga Kinerja dan Daya Saing, MARK Raih Penghargaan Nasional
8 menit yang lalu
Soal Pendapatan Ojol...
Soal Pendapatan Ojol Turun Usai Potongan 8% Berlaku, Menteri UMKM: Lagi Libur Sekolah
21 menit yang lalu
DPR Dorong Pengawasan...
DPR Dorong Pengawasan Galon Guna Ulang Diperketat demi Lindungi Konsumen
29 menit yang lalu
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 Lagi, Airlangga Tegaskan Fundamental Ekonomi Masih Kuat
1 jam yang lalu
Bagaimana Kebijakan...
Bagaimana Kebijakan Bank Sentral Berpengaruh terhadap Pasar Mata Uang?
1 jam yang lalu
OBATApps dan Dami Sariwana...
OBATApps dan Dami Sariwana Perkuat Kompetensi Mahasiswa Farmasi
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved