Tol Tangerang-Merak Uji Coba Bayar Tol Tanpa Stop

Jum'at, 31 Agustus 2018 - 06:08 WIB
Tol Tangerang-Merak...
Tol Tangerang-Merak Uji Coba Bayar Tol Tanpa Stop
A A A
TANGERANG - PT Marga Mandalasakti (Astra Tol Tangerang-Merak) mulai awal September ini akan melakukan uji coba sistem pembayaran tanpa tap atau electronic collection free flow. Sistem ini diharapkan memangkas waktu transaksi menjadi lebih cepat dari sistem tap kartu uang elektronik yang saat ini berlaku.

"Di laboratorium uji coba yang telah dilakukan, sistem ini memungkinkan mobil yang berkecepatan 60 km per jam bisa terdeteksi. Tidak perlu berhenti untuk transaksi karena palang pintu tol otomatis terbuka," ujar Presiden Direktur PT Marga Mandalasakti (MMS) Krist Ade Sudiyono di sela-sela penandatanganan Perjanjian Pembangunan Simpang Susun Balaraja Timur di Tangerang, Banten, Kamis (30/8/2018).

Dia menambahkan, sistem ini diyakini akan membuat transaksi di pintu tol semakin cepat karena kendaraan tidak perlu berhenti. Sebagai perbandingan, waktu transaksi ketika menggunakan uang elektronik yang di-tap, setiap kendaraan membutuhkan waktu hingga 2-10 detik untuk setiap transaksi.

Pada tahap awal, uji coba tersebut dilakukan di lima gerbang tol yang ada di jalur Tangerang-Merak. Namun, uji coba tersebut masih terbatas di lingkungan internal dan belum untuk masyarakat umum. "Jika berhasil ini akan memperbaharui sistem electronic collection yang ada sekarang," kata dia.

Menurut Krist, untuk menerapkan sitem pembayaran tol tanpa berhenti (free flow) perlu kerja sama yang kuat dengan pemangku kepentingan lainnya mulai dari badan usaha jalan tol hingga perbankan.

Dia menambahkan, untuk mengimplemantasikan teknologi tersebut, diperlukan perangkat khusus berupa mesin reader yang disimpan di kendaraan, kemudian mesin pembaca sinyal dan terakhir back-end system untuk perhitungan pembayarannya.

"Ujung-ujungnya ini kan ke arah transaksi yang lebih efisien, lebih cepat sehingga tidak ada lagi antrean saat melewati pintu tol," ujar Krist. Ke depan, kata Krist, teknologi ini diharapkan bisa mengakomodasi pembayaran digital berbasis aplikasi.

Adapun terkait waktu penerapan keseluruhan sistem ini di Tol Tangerang-Merak, ujarnya, masih menunggu respons pemerintah dalam hal ini Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum danPerumahan Rakyat (PUPR).

"Pemerintah ingin segera menerapkan ini. Terus kita diskusikan bersama apakah ini akan dipakainya secara nasional. Tunggu tanggal mainnya. Akan lebih baik lagi jika bisa serentak diterapkan bersama-sama operator tol lainnya di Indonesia," kata Krist.

Sistem pembayaran tol tanpa berhenti merupakan bagian dari program operasional unggulan tol Tangerang-Merak. Selain itu, PT MMS juga memiliki sistem pemantauan lalu lintas tercanggih dinamakan intelligent traffic management. Teknologi yang memanfaatkan kamera pengawas pintar ini dapat menyampaikan informasi secara cepat apabila di ruas jalan tol ada kendaraan yang berhenti atau objek lain yang tidak seharusnya ada di jalan tol.

"Total kita punya 90 kamera cerdas. Sebanyak 54 unit di antaranya khusus untuk di lajur utama tol Tangerang-Merak, sisanya dipasang di simpang susun," tambah Kepala Divisi Hukum dan Humas PT MMS Indah Permanasari.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Konektivitas Kawasan...
Konektivitas Kawasan Strategis Metropolitan, Tol Desari Akan Tembus Tol BORR
PUPR Tawarkan Investasi...
PUPR Tawarkan Investasi 6 Proyek Jalan Tol dan Jembatan Senilai Rp80,84 T
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran...
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran yang Ramah Lingkungan dan Humanis
Ini Dua Ruas Jalan Tol...
Ini Dua Ruas Jalan Tol yang Siap Dioperasikan Pemerintah
PUPR Perpanjang Masa...
PUPR Perpanjang Masa Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Venues PON
Efisiensi, Kementerian...
Efisiensi, Kementerian PUPR Bersiap Lakukan Reorganisasi Balai
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
8 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
25 menit yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
57 menit yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
1 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
2 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved