Sektor Ini Rentan Terkena Imbas Pelemahan Rupiah

Minggu, 02 September 2018 - 04:14 WIB
Sektor Ini Rentan Terkena...
Sektor Ini Rentan Terkena Imbas Pelemahan Rupiah
A A A
JAKARTA - Pelemahan nilai tukar rupiah bisa membebani pengusaha di Indonesia. Salah satunya sektor yang rentan terkena imbas dari kejatuhan kurs yakni sektor manufaktur, lantaran selalu mengimpor bahan baku dari beberapa negara.

"Biaya produksi disektor manufaktur akan naik signifikan khususnya yang bergantung pada bahan baku dan barang modal impor. Pengusaha akan dituntut untuk lakukan efisiensi atau naikan harga jual. Sektor yang berisiko adalah farmasi, tekstil hingga industri perkapalan. Farmasi sendiri 90% bahan bakunya impor," ujar Ekonom Indef Bhima Yudisthira di Jakarta, Sabtu (1/9).

Lebih lanjut Ia mengatakan, dampak ke biaya logistik khususnya ekspor impor akan meningkat juga. Pasalnya, 90% jasa logistik internasional menggunakan kapal asing yang dibayar menggunakan dolar. Rupiah melemah, logistic cost jadi beban tambahan. Potensi gagal bayar utang swasta seiring selisih konversi kurs yang melebar.

"Pendapatan perusahaan domestik dari rupiah sementara bayar utang luar negeri pakai valas. Tidak semua swasta yang punya ULN melakukan hedging karena cukup mahal biayanya. Ini beresiko sistemik ke sektor lainya," katanya.

Dia pun menambahkan bahwa jika pemerintah tidak mengambil tindakan tegas, maka akan membebani bagi pengusaha di sektor manufaktro dan akan merembet ke jasa Perbankan. "Kalau perusahaan mulai mengalami tekanan keuangan efeknya merembet ke jasa perbankan. Kredit macet naik, bank kesulitan likuiditas," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Jeblok, Menperin...
Rupiah Jeblok, Menperin Sebut Bisa Bahayakan Industri Manufaktur
Industri Manufaktur...
Industri Manufaktur RI Jeblok, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp15.525
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Rupiah Merunduk Kala...
Rupiah Merunduk Kala Dolar Terdongkrak Rilis Kinerja Manufaktur AS
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Berita Terkini
Dukung Ekonomi Berkelanjutan,...
Dukung Ekonomi Berkelanjutan, Jamkrindo Syariah Perkuat Penerapan Prinsip Syariah
18 menit yang lalu
Purbaya Tolak Permintaan...
Purbaya Tolak Permintaan Himbara Perpanjang Tenor Dana SAL hingga Setahun
30 menit yang lalu
100 Jenama Indonesia...
100 Jenama Indonesia Unjuk Gigi di MASA Singapore 2026, Astra Dorong Kolaborasi Bersama
31 menit yang lalu
Mobilitas Makin Hemat:...
Mobilitas Makin Hemat: Nikmati Promo Spesial BRI Kartu Kredit di Aplikasi MyBluebird
53 menit yang lalu
JICT dan Bea Cukai Sinergi...
JICT dan Bea Cukai Sinergi Percepat Penanganan Kontainer Longstay di Pelabuhan
55 menit yang lalu
Defisit APBN 2026 Diprediksi...
Defisit APBN 2026 Diprediksi Bengkak Jadi Rp734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB
1 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved