BPS: Deflasi Bisa Terjadi Lagi Bila Harga Bahan Pokok Terjaga

Senin, 03 September 2018 - 14:25 WIB
BPS: Deflasi Bisa Terjadi...
BPS: Deflasi Bisa Terjadi Lagi Bila Harga Bahan Pokok Terjaga
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan deflasi kemungkinan masih bisa terjadi lagi di tahun ini. BPS mencatat, deflasi pertama tahun ini terjadi pada bulan Agustus 2018 sebesar 0,05%.

Kepala BPS Kecuk Suhariyanto mengatakan, deflasi akan kembali terjadi jika pemerintah Indonesia terus konsisten menjaga harga bahan pokok. Kecuk mengingatkan, di tahun 2017, Deflasi terjadi sebanyak dua kali yakni pada bulan Maret dan Agustus.

"Ini merupakan (deflasi) pertama pada tahun 2018, sementara tahun lalu terjadi dua kali deflasi. Bahkan pada 2016 itu ada tiga kali deflasi. Jadi bisa saja (kembali deflasi) kalau terjadi penurunan harga berbagai komoditas makanan. Kalau harga bahan makanan tidak bisa dikendalikan bisa inflasi," ujarnya di gedung BPS, Jakarta, Senin (3/9/2018).

Namun, secara tahunan, inflasi tercatat sebesar 2,13% sehingga BPS menyarankan pemerintah tetap waspada agar inflasi tetap terjaga. "Dengan deflasi 0,05% tingkat inflasi tahun kalender Januari-Agustus 2,13% dan inflasi tahunan Agustus ke Agustus adalah 3,20%," jelasnya.

Untuk itu, lanjut Kecuk, harus tetap ada upaya agar inflasi bisa terus ditekan. Salah satunya adalah menjaga komponen barang yang harganya mudah naik-turun.

"Secara umum Agustus menggembirakan, deflasi 0,05%. Meski begitu, di kolom terakhir kita masih perlu hati-hati karena inflasi untuk volatile price 4,97%. Bahan makanan juga masih 4,97%. Jadi supaya lebih waspada menjaga agar harga pangan tidak bergejolak sampai Desember," tandasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Resmi Nih! September...
Resmi Nih! September Deflasi 0,05%
Usai Deflasi Beruntun,...
Usai Deflasi Beruntun, Bulan Oktober 2020 Kembali Inflasi 0,07%
BPS: Deflasi Juni Cetak...
BPS: Deflasi Juni Cetak Rekor Tertinggi Perdana di 2021
Deflasi Kembali Terjadi...
Deflasi Kembali Terjadi di Agustus 2020, BPS Catat Sebesar 0,05%
Deflasi Lima Bulan Beruntun...
Deflasi Lima Bulan Beruntun Berakhir, Oktober 2024 Inflasi 0,08%
Bulan Agustus Langganan...
Bulan Agustus Langganan Deflasi dalam 5 Tahun Terakhir, Apa Sebabnya?
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
3 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved