GarudaFood Ikut Berkontribusi Majukan Olahraga

Senin, 03 September 2018 - 17:10 WIB
GarudaFood Ikut Berkontribusi...
GarudaFood Ikut Berkontribusi Majukan Olahraga
A A A
JAKARTA - GarudaFood kembali berpartisipasi dalam laga sepakbola Liga Kompas Kacang Garuda U-14. Kompetisi ini ditujukan untuk program pencarian bibit sepakbola muda bagi masa depan persepakbolaan Indonesia.

Bentuk dukungan GarudaFood melalui brand pionert Kacang Garuda terhadap dunia olahraga dibuktikan dengan turut berpartisipasi dalam ajang kegiatan Liga Kompas Kacang Garuda U-14. Sistem liga yang terstruktur dan teroganisir yang diselenggarakan oleh Kompas Gramedia lebih kompetitif dan potensial melahirkan bibit-bibit pemain muda lokal yang menonjol.

Bibit-bibit pemain lokal inilah yang bisa menjadi harapan Indonesia yang akan membawa persepakbolaan Indonesia jauh lebih baik dan maju membuat Kacang Garuda, sebagai salah satu produk snack unggulan GarudaFood berpartisipasi kembali untuk ke-4 kalinya sejak tahun 2015.

Fransiskus Johny, Managing Director Garudafood bersama Joko Driyono, Wakil Ketua Umum PSSI serta Budiman Tanuredjo, Pemimpin Redaksi Harian Kompas membuka seremoni ‘Liga Kompas Kacang Garuda U-14 musim 2018-2019’ di Gelanggang Olahraga Ciracas, Jakarta (2/9) yang dilanjutkan dengan Kick-off pertandingan pertama musim 2018-2019.

"Sepakbola merupakan salah satu olahraga yang sangat digemari oleh berbagai lapisan masyarakat Indonesia, baik tua, muda maupun anak-anak. Melalui Liga Kompas Kacang Garuda U-14 ini Kami percaya usia dini merupakan usia yang masih dapat dilakukan pembinaan secara berkelanjutan, membentuk fondasi (usia muda) yang kokoh tentunya akan melahirkan dan memupuk generasi muda pesepakbola sebagai talenta muda akan semakin terasah. Harapannya, bisa memunculkan bibit baru pesepakbola profesional yang dapat membawa harum nama bangsa," ujar Fransiskus Johny, Managing Director Garudafood.

Fransiskus menambahkan, sangat mengapresiasi tim sepakbola Liga Kompas yang terlah berhasil masuk babak semifinal dan berhasil meraih juara 3 dalam kejuaraan Piala Gothia Cup 2018 di Swedia. Pembinaan sepakbola usia dini masih perlu mendapatkan perhatian lebih karena dunia sepakbola Indonesia masih membutuhkan lebih banyak lagi pesepakbola muda yang andal dan memiliki mental kuat dan percaya diri untuk menjadi sang Juara dan dapat berkompetisi di kancah dunia sepakbola Internasional.

Kacang Garuda sebagai brand pioneer Garudafood merupakan Indonesia Heritage Peanut dengan jargon “Jangan Nonton Bola, Tanpa Kacang Garuda” telah menemani masyarakat Indonesia hampir 30 tahun lamanya, berkomitmen untuk turut serta berkontribusi memberikan dukungan melalui program Liga Kompas U-14 dengan harapan dapat memberikan kebermanfaatan dalam melahirkan generasi muda yang berbakat di bidang sepakbola melalui pembinaan sepakbola sejak usia dini.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ramadan Penuh Berkah,...
Ramadan Penuh Berkah, Santri Istimewa Dapat Donasi Pendidikan dan Dukungan Fasilitas Belajar
Garudafood Perkuat Kemitraan...
Garudafood Perkuat Kemitraan Peternak Sapi Perah Lokal
Garudafood Akselerasi...
Garudafood Akselerasi Digitalisasi UMKM Perempuan di Garut
Inovasi Garudafood Terus...
Inovasi Garudafood Terus Menggaet Konsumen Masa Kini
Anak Usaha Garudafood...
Anak Usaha Garudafood Bagikan Dividen Rp79,5 M, Berikut Jadwalnya
Garudafood Diduga Kena...
Garudafood Diduga Kena Ransomware, 10GB Data Perusahaan Terancam Bocor ke Publik
Berita Terkini
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki...
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau RI-Singapura
33 menit yang lalu
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
39 menit yang lalu
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
1 jam yang lalu
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
2 jam yang lalu
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
2 jam yang lalu
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
3 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 5...
Kaleidoskop 2025: 5 Peristiwa Olahraga Bersejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved