Kementan Gandeng Satgas Pangan Dampingi Importir Bawang Putih

Sabtu, 08 September 2018 - 14:47 WIB
Kementan Gandeng Satgas...
Kementan Gandeng Satgas Pangan Dampingi Importir Bawang Putih
A A A
JAKARTA - Upaya Presiden Joko Widodo untuk membalikkan posisi Indonesia dari negara pengimpor menjadi produsen bawang putih terus digencarkan. Pemerintah bahkan menargetkan swasembada bawang putih pada tahun 2021.

Untuk mengejar target, Kementerian Pertanian terus mendorong ekspansi areal tanam bawang putih melalui program APBN, investasi dan swadaya. Pemerintah juga intensif menggandeng importir agar menanam bawang putih di dalam negeri sesuai ketentuan Permentan 24 tahun 2018 yang mewajibkan setiap importir memproduksi 5% dari volume pengajuan rekomendasi impornya.

"Sampai dengan tahun 2020, kami persilakan para importir tetap mengimpor sambil terus menanam. Nanti tahun 2021, diharapkan swasembada dan impor ditutup. Agar pelaku usaha mempersiapkan diri sedini mungkin menciptakan business opportunity dan nantinya bermetamorfosis dari importir menjadi pengusaha bawang putih. Importir bisa mengembangkan bawang putih sendiri maupun bermitra dengan petani kelompoktani," ujar Direktur Jenderal Hortikultura Kementan Suwandi, Sabtu (8/9/2018).

Lebih lanjut Suwandi menjelaskan, pihaknya tak henti-hentinya mengingatkan dinas pertanian dan importir agar waspada dengan peredaran benih palsu. Tingginya permintaan benih saat ini, banyak dimanfaatkan oknum tak bertanggungjawab dengan memalsukan atau mengoplos bawang putih benih dengan konsumsi.

"Sampai saat ini kami hanya merekomendasikan benih lokal yaitu varietas lokal lumbu hijau, lumbu kuning, lumbu putih, tawangmangu baru, sangga sembalun dan satu jenis impor asal Taiwan bernama Great Black Leaf (GBL). Kami siap mendampingi agar tidak tertipu," ujar dia.

Kepala Satgas Pangan Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto memastikan pihaknya akan menyelidiki perusahaan atau importir yang tidak taat aturan terkait wajib tanam bawang putih. Satgas Pangan melihat ada indikasi perusahaan baru yang muncul ternyata perusahaan lama yang ganti baju saja. Modusnya untuk menghindari kewajiban tanam.

"Kami bisa selidiki dan stressing, bahkan bisa menelusuri melalui PPATK apakah ada kaitan antara PT baru dengan PT lama. Jika ditemukan indikasi main-main, akan kami sarankan Menteri Pertanian agar PT tersebut ditindak dan tidak diperbolehkan bergerak di bisnis bawang putih lagi," tegas Setyo yang juga menjabat Kadiv Humas Mabes Polri.

Menurutnya, Satgas Pangan saat ini terus mengkaji aturan bawang putih agar tidak menghalangi ketersediaan dalam negeri. Meskipun tetap tegas, Satgas Pangan ingin program wajib tanam ini berhasil, pasokan di pasaran aman, agar harga tetap terkendali.

"Prinsipnya bagaimana petani semangat menanam, middle man tersenyum dan konsumen senang," ucap Setyo.

Salah satu importir yang mengikuti pertemuan, Susi Ginting mengapresiasi upaya Kementerian Pertanian membangkitkan kembali bawang putih. Importir dengan senang hati diminta menanam bawang putih.

"Kami dukung kebijakan pemerintah menutup impor hortikultura yang sudah bisa diproduksi di dalam negeri, contohnya wortel. Sebagai importir, kami berharap pemerintah lebih bijak dan adil dalam menerbitkan izin Surat Persetujuan Impor (SPI) supaya tidak menimbulkan kecurigaan bahkan muncul tuduhan mafia perizinan," pintanya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bantah Stok Bawang Putih...
Bantah Stok Bawang Putih Menipis, Kementan: Aman Sampai Lebaran
Presiden Prabowo Diminta...
Presiden Prabowo Diminta Berantas Mafia Impor Bawang Putih
Pengamat: Pemerintah...
Pengamat: Pemerintah Perlu Sinkronkan Aturan Impor Bawang Putih
Kementan Dorong Lombok...
Kementan Dorong Lombok Timur Jadi Lumbung Bawang Putih Nasional
Mentan Amran Tegaskan...
Mentan Amran Tegaskan Tidak Ada Toleransi untuk Korupsi di Kementerian Pertanian
Bawa-bawa Kenaikan Harga,...
Bawa-bawa Kenaikan Harga, Badan Pangan Minta Keran Impor Bawang Putih Dibuka
Berita Terkini
Perluas Produk Unggulan...
Perluas Produk Unggulan Maluku, 11,6 Ton Frozen Tuna Loin Diekspor ke Thailand
1 jam yang lalu
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
1 jam yang lalu
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
1 jam yang lalu
IHSG Ditutup Meroket...
IHSG Ditutup Meroket 2,28% Sentuh Level 5.875, Ada 520 Saham Menghijau
2 jam yang lalu
Kantongi Restu OJK,...
Kantongi Restu OJK, Dua Pemegang Saham Utama CASH Siap Kawal Rights Issue Rp237,2 Miliar
2 jam yang lalu
Purbaya Tepis Kabar...
Purbaya Tepis Kabar Disebut Incar Influencer dan Toko Online: Tegaskan Pajak Demi Keadilan
3 jam yang lalu
Infografis
Ini Penjelasan Warna...
Ini Penjelasan Warna Singa Putih Ternyata Bukan Albino
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved