Kenaikan Dolar Pengaruhi Harga Kedelai, Produsen Tahu Tempe Terbebani

Sabtu, 08 September 2018 - 17:01 WIB
Kenaikan Dolar Pengaruhi...
Kenaikan Dolar Pengaruhi Harga Kedelai, Produsen Tahu Tempe Terbebani
A A A
BAUBAU - Kenaikan nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah berpengaruh terhadap kenaikan harga kedelai, yang selama ini diimpor dari luar negeri. Naiknya harga kedelai sebagai bahan baku tahu dan tempe, membebani produsen di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.

Sutarno, pemilik pabrik tahu dan tempe di Kota Baubau, terpaksa mengurangi ukuran tahu dan tempe agar tidak merugi atas kenaikan harga kedelai. Sehingga ia bisa mempertahankan harga tahu dan tempe di pasaran.

"Biasanya ukuran tempe yang dijual 15 cm, kini dikurangi jadi 12 atau 11 cm. Dengan cara ini, kami bisa menekan biaya produksi dan pelanggan juga bisa tetap menikmati tempe," ujarnya kepada iNews TV, Sabtu (8/9/2018).

Menurut Sutarno, sebelum Idul Adha, harga bahan baku kedelai masih Rp9.000 per kilogram. Sejak kenaikan harga dolar AS dan berpengaruh terhadap kenaikan harga kedelai, sekarang harganya meningkat menjadi Rp11.000 per kilogram.

Para produsen tempe dan tahu di Kota Baubau berharap, nilai tukar dolar AS segera normal. Sehingga bahan baku tempe dan tahu yang selama ini bergantung dari impor seperti Amerika Serikat dan Brazil juga bisa turun. Sehingga para pelaku usaha tidak terbebani dengan kenaikan harga kedelai.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mau Pedagang Tahu dan...
Mau Pedagang Tahu dan Tempe Berjualan Lagi, Penuhi 3 Permintaan Ini
Harga Kedelai Melejit...
Harga Kedelai Melejit Pengrajin Tempe Menjerit
Harga Kedelai Melonjak...
Harga Kedelai Melonjak Bikin Tahu Tempe Menghilang, Pedagang Beralih Jual Nugget Ayam
Kembali Berjualan, Pedagang...
Kembali Berjualan, Pedagang Naikan Harga Tahu dan Tempe Rp1.000
Abai dengan Kedelai,...
Abai dengan Kedelai, Sampai Kapan?
Harga Kedelai Selangit,...
Harga Kedelai Selangit, Produsen Tahu dan Tempe di Pasuruan Menjerit
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
3 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
3 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
3 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
4 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
4 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
4 jam yang lalu
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved