Harga Kedelai Melonjak Bikin Tahu Tempe Menghilang, Pedagang Beralih Jual Nugget Ayam

Sabtu, 02 Januari 2021 - 13:12 WIB
loading...
Harga Kedelai Melonjak...
Pedagang tempe dan tahu yang mulai mogok berjualan hari ini, mulai beralih menjajakan makanan beku seperti nugget ayam agar tetap mendapatkan pemasukan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pedagang tempe dan tahu yang mulai mogok berjualan hari ini, mulai beralih menjajakan makanan beku seperti nugget. Selain itu mereka juga berjualan ayam motong, untuk tetap menjaga pemasukan di tengah aksi mogok sebagai bentuk protes karena tingginya harga kedelai .

"Ya kita akhirnya jualan nugget ayam selama kita mogok. Karena kan kita juga butuh pemasukan juga," ujar salah satu pedagang tempe bernama Ahmad di Pasar Jaya Cibubur kepada SINDOnews di Jakarta, Sabtu (2/1/2021).

(Baca Juga: Tahu dan Tempe Hilang dari Pasaran Mulai Hari Ini, Ada Lagi 4 Januari )

Ia bercerita dengan berjualan nugget ini memiliki keuntungan berbeda. Dikarenakan menjual nugget memberikan penghasilan yang lumayan besar dibandingkan tempe.

"Sebenarnya sama aja sih, cuman untungnya masih agak lumayan jualan nugget. Kalau jualan tempe rugi terus karena kan harga kedelai tinggi. Kita untungnya dikit banget," jelasnya.

(Baca Juga: Ini Nih Ternyata Biang Kerok Melejitnya Harga Tahu Tempe )

Meski begitu terang Ahmad, apabila aksi mogok jualan tempe dan tahu selesai, dirinya akan tetap kembali seperti semula. Namun ditambah juga dengan berjualan nugget.

"Ya bisa aja dua-duanya, nugget juga bisa, tempe juga bisa. Cuman kan gak bisa jualan dua gitu, paling selang seling," ungkapnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dulu Miskin Banget,...
Dulu Miskin Banget, Pedagang Kaki Lima Ini Kini Berharta Rp4,7 Triliun
Penjualan Bendera 17...
Penjualan Bendera 17 Agustus Tiap tahun Menurun, Pedagang: Kalah Saing Sama Online Shop
Pedagang Tanah Abang...
Pedagang Tanah Abang Mengaku Omsetnya Anjlok 70%, Melemahnya Daya Beli?
Pedagang Dilarang Jual...
Pedagang Dilarang Jual Rokok Ketengan, Pengasong Menjerit
Cerita Pedagang Mukena,...
Cerita Pedagang Mukena, Sebut Omzet Lebaran 2024 Tak Sebesar Tahun Lalu
Praktis dengan QRIS...
Praktis dengan QRIS BRI, Pedagang Ayam Gohyong Menteng Makin Mudah Bertransaksi Digital
Pedagang Menjerit, Kenaikan...
Pedagang Menjerit, Kenaikan Harga Beras Terparah Sejak 20 Tahun
Harga Pangan Melejit,...
Harga Pangan Melejit, Pedagang Warung Makan Menjerit
Harga Beras Masih Mahal,...
Harga Beras Masih Mahal, Pedagang Pasar Induk Cipinang Menjerit
Rekomendasi
Korban Mafia Tanah Pertanyakan...
Korban Mafia Tanah Pertanyakan Polda Sulut Tak Umumkan Nama Tersangka
Cerita Pemudik Terjebak...
Cerita Pemudik Terjebak Berjam-jam di Pantura Cirebon saat Arus Balik
Piala Asia U-17: Pelatih...
Piala Asia U-17: Pelatih Yaman U-17 Buta Kekuatan Timnas Indonesia U-17
Berita Terkini
Mengakali Tarif Impor...
Mengakali Tarif Impor Terbaru Trump, Industri Tekstil Sebut Bisa dengan Kapas
4 jam yang lalu
AS Pasar Utama Ekspor...
AS Pasar Utama Ekspor Mebel Indonesia, Tarif Terbaru Trump Bisa Berdampak Buruk
6 jam yang lalu
Awasi Efek Lanjutan...
Awasi Efek Lanjutan Tarif AS, Baja Impor Bisa Membanjiri Pasar RI
6 jam yang lalu
Pemimpin ASEAN Bersatu...
Pemimpin ASEAN Bersatu Respons Tarif Impor Terbaru AS
7 jam yang lalu
Respons Tarif Trump...
Respons Tarif Trump Terbaru, Industri Galangan Kapal Butuh Kebijakan Impor Friendly
7 jam yang lalu
Pembayaran Retribusi...
Pembayaran Retribusi Jakarta Kini Bisa Lewat Aplikasi, QRIS dan Gerai Ritel
8 jam yang lalu
Infografis
Harga Cabai Rawit Merah...
Harga Cabai Rawit Merah Rp100.000 per Kg, Wamendag Salahkan Cuaca
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved