Bank BTN Tingkatkan DPK Ritel Lewat Tabungan eBATARAPOS

Minggu, 09 September 2018 - 12:30 WIB
Bank BTN Tingkatkan...
Bank BTN Tingkatkan DPK Ritel Lewat Tabungan eBATARAPOS
A A A
SOLO - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terus mendulang Dana Pihak Ketiga (DPK) untuk meningkatkan likuiditasnya, terutama dari segmen DPK ritel yaitu tabungan dan deposito baik perorangan maupun lembaga. Salah satu produk tabungan yang sedang dikejar pertumbuhannya adalah e’Batarapos, hasil kolaborasi Bank BTN dengan PT Pos Indonesia (Persero) yang diluncurkan tahun 2005 lalu.

Tahun ini, kedua BUMN tersebut bersinergi melakukan promosi dengan menggelar roadshow di sejumlah daerah, diantaranya Makassar(Sulawesi Selatan), Medan(Sumatera Utara), Banjarmasin(Kalimantan Selatan), Kediri(Jawa Timur), Cirebon (Jawa Barat) dan terakhir di Surakarta (Jawa Tengah).

“Tahun ini kami menargetkan ada 440 ribu rekening baru dengan fokus pada daerah-daerah tempat roadshow e’Batarapos digelar,” kata Direktur Bank BTN, Budi Satria, usai membuka rapat koordinasi bersama PT Pos Indonesia (Persero), akhir pekan lalu di Solo (8/9/2018).

Adapun per Agustus ini jumlah rekening e’Batarapos yang mencapai lebih dari 1 juta rekening. Sementara jumlah dana yang sudah terkumpul dari eBatarapos per Agustus 2018 adalah sebesar Rp 2,35 triliun, atau sekitar 54% dari target pencapaian tahun ini yang diperkirakan bisa menembus Rp 4,37 triliun.

Untuk mengejar target tersebut, Bank BTN bersama PT Pos Indonesia (Persero) mengerahkan sejumlah program promosi diantaranya Pesta Sembako, Gratis Tabungan dan Kejutan Hadiah Tabungan e’Batarapos.

“Perlu ditekankan bahwa tujuan utama e’Batarapos adalah meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa menabung itu mudah dan aman karena bisa dilakukan di 2.933 loket Kantor Pos yang sudah tersebar di seluruh Indonesia,” kata Budi.

Budi menambahkan, e’Batarapos memiliki fasilitas perbankan yang lengkap dan menguntungkan, diantaranya bisa menabung di hari Sabtu dan Minggu, dapat melakukan penyetoran dan penarikan di seluruh outlet Bank BTN, Kantor Pos maupun di mesin ATM yang tersebar luas, dapat melakukan transaksi di mobile banking, mendapatkan kartu ATM berlogo Visa dan saldo di atas 1 Juta tidak dikenakan biaya administrasi.

Kontribusi e’Batarapos sangat dibutuhkan untuk mendongkrak pundi-pundi DPK ritel Bank BTN. Budi mencatat, menuju triwulan akhir tahun 2018, per Agustus ini Bank BTN sudah mengantongi DPK ritel yang terdiri dari tabungan dan deposito baik perorangan maupun lembaga, sebesar Rp 52,26 triliun atau tumbuh 12,55% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Adapun salah satu pendorong dari pertumbuhan DPK ritel adalah tabungan. Per Agustus 2018, tabungan tercatat tumbuh sebesar Rp 37,4 triliun, yaitu 10,93% dibandingkan Agustus tahun sebelumnya yang mencapai Rp 33,72 triliun.

“Kami masih on track untuk mengejar target pertumbuhan DPK secara total di sekitar 19-22% tahun ini,” kata Budi.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
4 Kerugian yang Terjadi...
4 Kerugian yang Terjadi Jika BTN Berganti Nama Menjadi BPR
Achmad Chaerul Kembali...
Achmad Chaerul Kembali Ditunjuk Sebagai Corporate Secretary BTN
Sambut Idul Fitri 1441...
Sambut Idul Fitri 1441 H, BTN Siapkan Dana Rp12,15 Triliun
Pengajuan Kredit BTN...
Pengajuan Kredit BTN Cuman Butuh Sehari Mulai 2022
Keren! BTN Syariah Sabet...
Keren! BTN Syariah Sabet The Best Islamic Project Finance House 2023 dari Euromoney
BTN Resmi Caplok Bank...
BTN Resmi Caplok Bank Victoria Syariah, Nilainya Rp1,5 Triliun
Berita Terkini
IHSG Rontok Lagi Hari...
IHSG Rontok Lagi Hari Ini, Tak Lama Pembukaan Anjlok 1,25% ke 5.866
3 menit yang lalu
IHSG Nyungsep, Purbaya...
IHSG Nyungsep, Purbaya Tuding Rumor Downgrade S&P Jadi Biang Kerok
21 menit yang lalu
Didimax Rayakan Ulang...
Didimax Rayakan Ulang Tahun ke-27, Kepala Bappebti Berikan Apresiasi
25 menit yang lalu
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
51 menit yang lalu
Transisi Energi Bersih...
Transisi Energi Bersih Didoorong Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi
1 jam yang lalu
Kerugian Akibat Kejahatan...
Kerugian Akibat Kejahatan Siber Capai Rp9,1 Triliun, Indodax Ajak Verifikasi Kontak Resmi
1 jam yang lalu
Infografis
Anggoro Eko Cahyo, Dirut...
Anggoro Eko Cahyo, Dirut Baru Bank Syariah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved