Penunjukan Gigih Sebagai Dirut PGN Merupakan Konsolidasi Holding Migas

Selasa, 11 September 2018 - 14:07 WIB
Penunjukan Gigih Sebagai...
Penunjukan Gigih Sebagai Dirut PGN Merupakan Konsolidasi Holding Migas
A A A
JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) pada Senin (10/9/2018) memutuskan menunjuk Gigih Prakoso sebagai direktur utama (dirut).

Gigih Prakoso sebelumnya menjabat Direktur Manajemen Investasi dan Risiko di PT Pertamina (Persero). Sebelum menjabat sebagai direktur Pertamina, Gigih pernah menjabat sebagai Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN. Gigih ditetapkan sebagai direktur utama baru PGN menggantikan Jobi Triananda Hasjim.

Komisaris Utama PGN I Gusti Nyoman Wiratmadja Puja menuturkan, pergantian dirut PGN merupakan keputusan pemerintah. Adapun penunjukan dirut juga telah direstui oleh para pemegang saham dengan suara sekitar 76,9%.

"Pertimbangan pergantian pengurus, ini sesuai peraturan yang berlaku dan merupakan kewenangan dari pemegang saham dwi warna seri A. Jadi keputusan ini merupakan kewenangan pemerintah," ujar Wirat saat RUPS LB di Hotel Four Season, Jakarta, Senin (10/9).

Sementara itu, Deputi Bidang Industri Strategis, Usaha Pertambangan dan Media, Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno mengatakan, penunjukan Gigih sebagai Direktur Utama PGN merupakan bentuk konsolidasi holding perusahaan migas.

Sebagaimana diketahui, PGN telah resmi mengambil alih 51% saham Pertagas dengan nilai akuisisi sebesar USD1,2 miliar atau setara Rp16,6 triliun. Transaksi tersebut ditandai dengan adanya penandatanganan perjanjian jual beli saham bersyarat atau conditional sales purchasing agreement (CSPA) pada 29 Juni 2018 antara PGN dengan PT Pertamina (Persero) sebagai pemilik 49% saham Pertagas.

"Peununjukan ini sebagai salah satu upaya untuk bisa menyelaraskan kerja holding migas," kata Fajar Harry Sampurno.

Pada kesempatan itu, Jobi Triananda mengaku lega telah menjabat sebagai dirut PGN. Menurut dia telah banyak pengalam dan pelajaran saat menjabat sebagai dirut. "Alhamdulillah tugas saya sudah selesai di PGN," tuturnya.

Jobi mengaku siap ditempatkan di mana saja oleh pemerintah setelah masa jabatannya di PGN berakhir. Pihaknya berharap pergantian dirut membawa kinerja PGN lebih baik lagi ke depan sehingga memberikan kontribusi besar kepada negara.

"Tentu menjadi harapan kita semua bahwa PGN ke depan lebih besar dan lebih baik berkontribusi untuk negara," tandasnya dalam keterangan yang diterima SINDOnews di Jakarta, Selasa (11/92018).
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PGN Optimalkan Kontribusi...
PGN Optimalkan Kontribusi Bisnis Upstream hingga Downstream Migas
Inovasi Pemasaran, PGN...
Inovasi Pemasaran, PGN Gencarkan Strategi Omnichannel
Komut PGN Arcandra Tahar...
Komut PGN Arcandra Tahar Bicara Soal Tantangan, Efisiensi dan Arah Perusahaan
Kinerja PGN di Semester...
Kinerja PGN di Semester I/2020 Terbebani Tak Cuma Soal Triple Down Effect
Dukungan Penuh Pemerintah...
Dukungan Penuh Pemerintah dalam Penguatan Pasokan Gas di Sebagian Jabar dan Sumatera
PGN Dorong Perekonomian...
PGN Dorong Perekonomian di Proyek Pipa Minyak Rokan
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
6 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
7 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
9 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
9 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
10 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
11 jam yang lalu
Infografis
Trump Kecam Pengampunan...
Trump Kecam Pengampunan untuk Hunter Biden sebagai Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved