Rupiah Kembali Menguat Memanfaatkan Dolar AS yang Surut

Kamis, 13 September 2018 - 10:55 WIB
Rupiah Kembali Menguat...
Rupiah Kembali Menguat Memanfaatkan Dolar AS yang Surut
A A A
JAKARTA - Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) di data Bloomberg, dibuka menguat 48 poin atau 0,32% ke level Rp14.785 per USD pada perdagangan Kamis (13/9/2018). Rupiah melanjutkan penguatan setelah Rabu kemarin ditutup naik 24 poin atau 0,16% ke level Rp14.833 per USD.

Kurs acuan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah pada hari ini berada di Rp14.794 per USD, terapresiasi 69 poin alias 0,46% dari posisi Rp14.863 per USD pada Rabu kemarin.

Data Yahoo Finance, rupiah pada Kamis ini menguat 5 poin atau 0,03% ke level Rp14.825 per USD, dimana Rabu lalu ditutup di Rp14.820 per USD.

Analis Senior CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan, upaya pemerintah untuk kembali menarik aliran modal asing di tengah volatilitas yang terjadi pada sejumlah negara emerging market telah memberikan dorongan pada rupiah.

Mata uang NKRI juga menguat karena faktor eksternal. Melansir dari Reuters, Kamis (13/9), dolar tertekan setelah mendapat kabar Washington dan Beijing sedang mencari waktu untuk mengadakan pembicaraan baru soal perdagangan. Hal ini mengurangi permintaan USD sebagai safe haven.

Indeks USD terhadap enam mata uang utama berubah pada level 94,831, setelah menurun sekitar 0,5% pada sesi sebelumnya. Dolar AS pun kehilangan 0,4% terhadap yen Jepang menjadi 111,21 yen.

Namun USD mendatar terhadap euro di level USD1,1627. Dan dolar stabil terhadap poundsterling Inggris pada level USD1,3046. Yuan China akhirnya naik 0,6% menjadi 6,8345 per USD dalam perdagangan di luar negeri seiring harapan baru untuk diskusi perdagangan AS-China.

"Dolar AS terpuruk terkait berita perdagangan terbaru. Ini membuat permintaan dolar AS sebagai safe haven surut. Mereka (dolar) akan terus bereaksi terhadap sedikit saja berita soal konflik perdagangan AS-China," kata Yukio Ishizuki, ahli strategi mata uang senior di Daiwa Securities.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
2 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
3 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
3 jam yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
4 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
4 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
5 jam yang lalu
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved