Potensi Besar, BTN Bidik Komunitas Kaum Wanita

Minggu, 16 September 2018 - 20:22 WIB
Potensi Besar, BTN Bidik...
Potensi Besar, BTN Bidik Komunitas Kaum Wanita
A A A
SOLO - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) membidik komunitas kaum wanita untuk dijadikan sebagai nasabah baik tabungan maupun kredit. Pasalnya potensi kaum wanita sangat besar karena pengaruhnya yang signifikan bagi keluarga.

"Posisi wanita di Indonesia sangat tinggi, bahkan dibeberapa daerah wanita yang memegang kendali. Makanya potensi wanita untuk dijadikan nasabah sangat besar, selain karena pengaruhnya dalam keluarga jumlahnya juga sangat banyak," ujar Direktur Consumer Banking BTN Budi Satria usai menghadiri pemberian penghargaan Tribute to Puteri Solo, yang diberikan Indonesia Marketing Association (IMA) di Solo, Jawa Tengah.

Sambung Budi menjelaskan, langkah menjadikan wanita sebagai nasabah sudah dilakukan perseroan salah satunya dengan mendekati komunitas arisan. Banyaknya komunitas arisan yang tersebar di kota besar seperti Jakarta merupakan potensi untuk memasarkan Tabungan BTN Prioritas kepada mereka.

"Bagi BTN sendiri potensi tersebut sangatlah besar, dimana kita sudah lama memperhatikan pola ini, salah satunya adanya produk Tabungan Prioritas yang juga menyasar komunitas-komunitas wanita seperti sosialita dan pengusaha wanita yang umumnya berpendidikan tinggi," ungkapnya

Menurutnya, Wanita juga menjadi inspirasi keluarga karena di tangan merekalah lahir dan muncul tokoh-tokoh besar. Karena itu, dia menyambut baik pemberian penghargaan oleh IMA kepada Puteri Solo salah satunya Ibunda Presiden Joko Widodo yakni Sujiatmi Notomihardjo. "Intinya di Indonesia wanita memiliki peran yang sangat besar untuk kemajuan bangsa," paparnya.

Budi menuturkan, karena peran wanita yang cukup besar tersebut, maka di BTN juga wanita diberikan kesempatan yang sama dalam berkarier. Bahkan dalam beberapa posisi wanita menempati jabatan yang startegis di perseroan.

Sementara itu, Honorary Founding Chairman Indonesia Marketing Association, Hermawan Kertajaya pada kesempatan yang sama menyatakan harapannya agar wanita tidak hanya dijadikan objek tetapi perlu juga diposisikan sebagai subjek bagi perbankan untuk memajukan bisnisnya. "Potensi wanita khususnya di Indonesia sangat besar, misalnya mereka dapat saja diberikan kredit oleh perbankan dan diajarkan bagaimana mengelolanya agar bisa maju dalam berusaha," katanya.

Satu Zona Waktu


Hermawan juga mengungkapkan perlu adanya satu zona waktu di Indonesia, sehingga tidak ada perbedaan waktu dalam memulai bisnis di beberapa daerah. Pasalnya dengan satu zona waktu untuk proses bisnis akan lebih efisien.

Karena itu bersamaan dengan akan datangnya peringatan Sembilan Puluh Tahun Sumpah Pemuda Indonesia pada tanggal 28 Oktober 2018 nanti, lanjut dia, para Pemasar Indonesia yang tergabung di 40 Chapters se- Indonesia menyatakan perlunya Indonesia hanya menggunakan Satu Zona Waktu untuk seluruh wilayah Indonesia.

Pasalnya, Kesatuan Waktu tersebut akan memperkuat Kesatuan Nusa tanpa membedakan wilayah Barat, Tengah danTimur. "Hal ini sesuai dengan semangat Negara Kesatuan Republik Indonesia," katanya.

Kemudian, Kesatuan Waktu juga akan memperkuat Kesatuan Bangsa yang tediri dari berbagai suku, agama, ras dan antar golongan. Hal ini sejalan dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Kesatuan Waktu akhir juga akan memperkuat Kesatuan Bahasa Komunikasi yang akan berlaku di seluruh aspek politik, ekonomi dan sosial. "Dengan demikian juga akan memperkuat Semangat Pancasila dan UUD 45 dalam pelaksanaan sehari-harinya," jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Achmad Chaerul Kembali...
Achmad Chaerul Kembali Ditunjuk Sebagai Corporate Secretary BTN
Hadiah Total Rp171 Juta...
Hadiah Total Rp171 Juta Disiapkan BTN Saat Semarak HUT ke-71
Peningkatan Tata Kelola...
Peningkatan Tata Kelola Hantar BTN Masuk Jajaran TOP 3 ASEAN CGS
BTN Raih Sertifikat...
BTN Raih Sertifikat Standar Internasional Sistem Manajemen Anti Penyuapan
Mantan Dirut Kesandung...
Mantan Dirut Kesandung Kasus Gratifikasi, BTN Hormati Prosesnya
Potret Kinerja Bank...
Potret Kinerja Bank BTN di Kuartal III/2020 Saat Pandemi
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
5 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
6 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
7 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
9 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
9 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
9 jam yang lalu
Infografis
Geser Taylor Swift,...
Geser Taylor Swift, Lucy Guo Jadi Wanita Terkaya Termuda di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved