Buwas: Ada Banyak Mafia Beras Menggerogoti Bulog

Rabu, 19 September 2018 - 18:04 WIB
Buwas: Ada Banyak Mafia...
Buwas: Ada Banyak Mafia Beras Menggerogoti Bulog
A A A
JAKARTA - Hampir lima bulan menjabat Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso menyatakan menemukan banyak mafia beras yang merugikan perseroan. Hanya saja, mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri ini enggan membeberkan siapa saja mafia beras yang merugikan negara.

"Saya tahu banyak mafia beras. Percuma saya jadi polisi, masa enggak tahu soal itu," ujar Budi Waseso di Jakarta, Rabu (19/9/2018).

Meski mengetahui banyaknya mafia beras, Buwas-saapan akrabnya--mengatakan memberantas mafia beras atau menangkapnya bukanlah wewenangnya. Tugas memberantas mafia beras adalah pekerjaan dari pihak yang berwenang.

"Itu bukan kapasitas saya. Sudah saya sampaikan dan Pak Menteri (Menteri Pertanian) sedang menindak juga," katanya.

Saat ini, kata dia, Perum Bulog memastikan tidak akan melakukan impor beras pada tahun ini. Alasannya agar tidak memberatkan nilai tukar rupiah sehingga semakin melemah.

Buwas menegaskan akan melakukan efisiensi agar membuat rupiah kembali menguat. Hal ini selaras dengan kebijakan pemerintah yang sedang menekan laju impor agar tidak membebani neraca perdagangan. "Kita efisiensi selain karena kurs rupiah dan kondisi yang belum perlu (impor beras), biar tidak mubazir," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bulog Baru Bisa Datangkan...
Bulog Baru Bisa Datangkan 500.000 Ton Beras Impor hingga Akhir Desember 2023
Impor Beras 1 Juta Ton...
Impor Beras 1 Juta Ton Diambil dari China, Buwas: Sudah Terikat
Buwas Buka-bukaan Soal...
Buwas Buka-bukaan Soal Impor Beras dan Serapan Bulog
400.000 Ton Beras Akan...
400.000 Ton Beras Akan Tiba di RI, Buwas: Kita Tidak Impor Lagi
Buwas Blak-blakan Indonesia...
Buwas Blak-blakan Indonesia Impor Beras 2 Juta Ton Tahun Depan
Tersibak! Rencana Impor...
Tersibak! Rencana Impor Beras Bulog lantaran Swasta Enggan Beri Pasokan
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
7 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
8 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
8 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
9 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved