Kemenaker Kerja Sama dengan Sumba Hospitality Foundation

Jum'at, 21 September 2018 - 20:42 WIB
Kemenaker Kerja Sama...
Kemenaker Kerja Sama dengan Sumba Hospitality Foundation
A A A
JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) berkomitmen terus meningkatkan keterampilan angkatan kerja. Tentu dengan menyesuaikan potensi lapangan pekerjaan pada daerah setempat.

Misalnya meningkatkan kompetensi angkatan kerja sektor pariwisata di Kabupaten Sumba, Nusa Tenggara Timur, mengingat industri pariwisata di daerah tersebut terus menunjukkan tren positif.

Terkait hal itu, Kemenaker bekerja sama dengan Sumba Hospitality Foundation, sebuah sekolah yang fokus pada bidang pariwisata di Sumba.

“Instruktur dari sekolah ini akan mengajari peserta menjadi pekerja di bidang jasa pariwisata secara profesional, bertaraf internasional,” kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri usai membicarakan rencana tersebut dengan Sumba Hospitality Foundation di kantor Kemenaker, Jakarta, Jumat (21/9/2018).
Kemenaker Kerja Sama dengan Sumba Hospitality Foundation

Bentuk kerja sama yang akan dilakukan adalah instruktur dari Sumba Hospitality Foundation akan memberikan pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) milik Kemenaker.

“Minggu depan, tim Kemenaker akan melakukan peninjauan Balai Latihan Kerja di Sumba untuk memastikan kesiapan pelaksanaan program ini,” jelas Menaker Hanif.

Tidak hanya dilatih, para siswa juga akan diikutkan magang di berbagai hotel berbintang di Bali. Tujuannya agar para siswa mengenal dunia kerja yang sesungguhnya sehingga mereka lebih siap masuk dunia kerja, baik di dalam maupun luar negeri.

Ditegaskan pula, kerja sama tersebut bentuk dari komitmen pemerintah yang terus meningkatkan akses dan mutu pelatihan kejuruan di BLK. Selain itu, pemerintah terus berdialog dan berinteraksi dengan berbagai pihak, terutama kalangan pendidikan dan dunia usaha guna membuka peluang kerja sama dalam rangka meningkatkan kualitas SDM Indonesia.

Kerja sama semacam ini guna memastikan peserta pelatihan langsung bisa diterima di dunia kerja.

Pendiri dan Pembina Sumba Hospitality Foundation, Inge de Lathauwer, mengatakan, pihaknya menyambut baik kerja sama ini.

“Kami ingin membantu meningkatkan kompetensi anak muda Sumba, khususnya di sektor pariwisata,” kata Inge.

Pihaknya akan mendatangkan tenaga instruktur dari Eropa. Mereka akan memberikan keterampilan hospitality serta Bahasa Inggris.

Sumba Hospitality Foundation berdiri sejak 2015. Lembaga ini fokus melatih masyarakat pra-sejahtera di Sumba supaya memiliki kompetensi di bidang pariwisata. Pelatihan dilakukan selama 10-11 bulan dengan pengajar 80 persen berasal dari luar negeri.
(akn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved