Pasca Gempa Palu, PLN Berhasil Nyalakan 2 Gardu Induk

Sabtu, 29 September 2018 - 17:03 WIB
Pasca Gempa Palu, PLN...
Pasca Gempa Palu, PLN Berhasil Nyalakan 2 Gardu Induk
A A A
PALU - PT PLN (Persero) mengirimkan 46 petugas teknik tambahan dari Gorontalo untuk memperbaiki kondisi kelistrikan di Palu, hal ini sebagai upaya mempercepat perbaikan infrastruktur kelistrikan pasca gempa berkekuatan 7,7 skala Richter sore 17.02 WITA. Dimana pusat gempa berada di kota Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Tugas dari tim ini yaitu melakukan inventarisasi kerusakan jaringan listrik sekaligus melakukan recovery tahap awal terhadap kelistrikan di Sulawesi Tengah. Selain dari Gorontalo, PLN juga mengerahkan tenaga dan ahli tambahan wilayah terdekat yakni Tim PLN Area Luwuk, Tim PLN Area Mamuju (PLN Sulselrabar), Tim Area Palopo, TIM PLN Unit Unit Induk Sulawesi Bagian Utara,TIM area Toli-Toli dan TIM PLN Gorontalo serta Tim dari Kendari.

Saat ini, PLN telah berhasil mengoperasikan kembali 2 gardu induk, yaitu GI Pamona dan GI Poso yang mensuplai pelanggan daerah Tentena, Poso, Kota Poso, dan Bandara Kasiguncu. Masih ada lima gardu induk yang masih padam namun sudah berhasil di inventaris.

"Kami berusaha semaksimal mungkin agar warga donggala kembali menikmati akses listrik, memang saat ini masih ada lima Gardu Induk yg belum menyala,namun kami sudah berhasil menginventarisir kerusakannya," ungkap General Manager PLN Sulawesi Utara Tengah dan Gorontalo, Edison Sipahutar.

Lebih lanjut diterangkan, hambatan yang terjadi di lapangan adalah akses komunikasi dan jalan masih terputus serta banyak kondisi infrastruktur kelistrikan yang tidak pada tempatnya atau mengalami pergeseran. PLN juga akan segera menyiapkan rencana antisipasif bila gardu induk tersebut tidak bisa digunakan.

5 gardu induk yang masih padam, yaitu GI Parigi, Sidera, Gi Silae, GI Talise dan GI Pasangkayu. Perkiraan padam sebesar 105 MW dimana Gardu Induk tersebut melayani pelanggan di daerah Parigi, Kota Palu, Donggala hingga Pasangkayu. "Pagi ini tim PLN Area Palu sudah memulai inventarisir kerusakan aset-aset PLN, sehingga material-material yang dibutuhkan dapat segera dikirim dari unit-unit PLN seperti Gorontalo, Tolitoli, Poso serta Luwuk siang ini," papar Edison.

Sejak kejadian gempa, PLN langsung melakukan gerak cepat ke lokasi bencana untuk menginventisir kerusakan yang terjadi. Selain itu melalui CSR PLN Peduli, tim juga membawa material distribusi serta bantuan PLN peduli yang nantinya akan dibagikan kepada korban bencana alam gempa bumi dan Tsunami di Sulawesi Tengah.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Alasan PLN Matikan Listrik...
Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras
Listrik RSUD Mamuju...
Listrik RSUD Mamuju dan RS Regional Nyala Kembali, PLN Prioritaskan Fasum
Viral, Tiang Listrik...
Viral, Tiang Listrik Berdiri di Tanah Warga, Mau Dipindah PLN Minta Rp12,6 Juta
Kompor Induksi Buat...
Kompor Induksi Buat Hidup Jadi Lebih Praktis, Nyaman dan Hemat
Ratusan KK di Kabupten...
Ratusan KK di Kabupten Muara Enim Hidup Tanpa Listrik
PLN Siap Jalankan Keputusan...
PLN Siap Jalankan Keputusan Pemerintah Berikan Stimulus Listrik
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
2 jam yang lalu
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
3 jam yang lalu
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
3 jam yang lalu
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
4 jam yang lalu
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
5 jam yang lalu
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
6 jam yang lalu
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved