BI Harap Volatilitas Nilai Tukar Selesai Semester I 2019

Kamis, 04 Oktober 2018 - 16:14 WIB
BI Harap Volatilitas...
BI Harap Volatilitas Nilai Tukar Selesai Semester I 2019
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) berharap fluktuasi yang terjadi terhadap nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) akan selesai pada semester I-2019 mendatang. Saat ini, rupiah sendiri terus bergerak melemah hingga ke level Rp15.180 per USD.

"Kapan volatilty di emerging market selesai? Mudah-mudahan semester I selesai," kata Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara di Gedung BI, Jakarta, Kamis (4/10/2018).

Menurutnya, pelemahan rupiah sendiri tidak dapat dilepaskan dari permasalahan di struktural perekonomian Indonesia, yaitu defisit neraca transaksi berjalan (current account deficit/CAD). Defisit transaksi berjalan ini yang dianggapnya harus segera diselesaikan.

"Apa yang jadi pekerjaan rumah? Masalah CAD. Ini masalah yang belum bisa diselesaikan," imbuh dia.

Dia menjelaskan, pada periode 2000 hingga 2010, sejatinya Indonesia pernah mencatatkan surplus untuk CAD. Hal ini karena saat itu harga komoditas begitu tinggi. Namun, saat ini harga komoditas tidak setinggi di masa lalu sehingga suplai valuta asing (valas) berkurang.

Mirza menilai, kekurangan valas tersebut bisa ditutupi dengan arus modal asing yang masuk. Sayangnya, saat ini masih terjadi outflow hingga USD3 miliar karena bank sentral AS (THe Federal Reserve) yang menaikkan tingkat suku bunga acuannya.

"Maka penting kita tunjukkan ke investor portofolio bahwa kita kelola dengan baik. BI sudah naikkan (bunga acuan) 150 bps. Kita harus tunjukkan financial market tetap kompetitif dan kendalikan defisit impor barang dan jasa," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Rupiah Menguat 1,21%,...
Rupiah Menguat 1,21%, Bos BI: Lebih Perkasa dari Peso Filipina dan Baht Thailand Cs
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD,...
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD, Gubernur BI Sebut Lebih Kuat Dibanding Peso, Rupee dan Baht
Rupiah Tembus Rp16.420...
Rupiah Tembus Rp16.420 per USD, Bos BI Ungkap Apa yang Terjadi
Rupiah Bakal Menguat...
Rupiah Bakal Menguat di Juli dan Agustus 2026, Gubernur BI Yakin Stabil usai Bertemu Prabowo
Gubernur BI: Rupiah...
Gubernur BI: Rupiah Terus Menguat Kalahkan Malaysia, Filipina dan Thailand
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
27 menit yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
54 menit yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar Nilai Rerata...
Daftar Nilai Rerata TKA 2025 Tiap Provinsi, Yogyakarta Tertinggi untuk Skor Matematika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved