Rupiah Sesi Pagi Tak Berdaya di Level Rp15.253/USD, Pounds Pulih

Kamis, 11 Oktober 2018 - 10:20 WIB
Rupiah Sesi Pagi Tak...
Rupiah Sesi Pagi Tak Berdaya di Level Rp15.253/USD, Pounds Pulih
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, Kamis (11/10/2018) dibuka kembali tak berdaya, setelah kemarin sempat memperlihatkan sinyal perbaikan. Pergerakan mata uang Indonesia yang berbalik melemah mengiringi lesatan Poundsterling sebesar setengah persen.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka ambruk menjadi Rp15.253/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah kembali memburuk dibandingkan posisi perdagangan tengah pekan, kemarin di level Rp15.215/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah juga terus terpuruk semakin dalam menjadi Rp15.250/USD. Rupiah menunjukkan tren kejatuhan sejak awal bulan Oktober untuk terus ke zona merah usai kemarin parkir di level Rp15.220/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi menjelang akhir pekan juga anjlok ke posisi Rp15.255/USD dengan pergerakan harian Rp15.198 hingga Rp15.255/USD. Peringkat tersebut menjadi sinyal berbaliknya rupiah setelah kemarin membaik Rp15.195/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange terjun bebas ke level Rp15.262/USD dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp15.200/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp15.223-Rp15.267/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Poundsterling menanjak naik setengah persen untuk diperdagangkan tembus 1,32 setelah perundingan Inggris dan Uni Eropa soal Brexit mengisyaratkan kemajuan dalam proses mendapatkan kesepakatan. Pounds tercatat mencapai level 1,3206 terhadap dolar AS (USD) atau tertinggi tiga setengah bulan.

Bahkan terhadap euro, terpantau Pounds juga menguat 0,2% untuk diperdagangkan pada posisi 87,31. Sedangkan dolar stabil terhadap enam mata uang utama lainnya pada perdagangan, Kamis setelah kekhawatiran investor mendorong saham AS ke kejatuhan terburuknya dalam hampir delapan bulan.

Indeks dolar versus enam mata uang utama, turun 0,11% menjadi 95,407 pada sesi pagi ini, setelah mencapai posisi tertinggi 95,79 pada sesi sebelumnya. Selanjutnya euro justru meningkat terhadap USD sebesar 0,16% di posisi 1,1536 untuk bangkit dari posisi terendah 1,1477 pada sesi sebelumnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Rupiah Punya Peluang...
Rupiah Punya Peluang Saat Penguatan Dollar AS Tertahan di Tengah Sikap Wait and See
Rupiah Tengah Pekan...
Rupiah Tengah Pekan Dibuka Loyo ke Rp14.853/USD Iringi Kejatuhan Pounds
Berita Terkini
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
6 jam yang lalu
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
6 jam yang lalu
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
6 jam yang lalu
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
6 jam yang lalu
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
7 jam yang lalu
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
7 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved