Ekonom Sebut Pertemuan IMF-World Bank Tahan Pelemahan Rupiah

Sabtu, 13 Oktober 2018 - 20:39 WIB
Ekonom Sebut Pertemuan...
Ekonom Sebut Pertemuan IMF-World Bank Tahan Pelemahan Rupiah
A A A
NUSA DUA - Pertemuan tahunan IMF-World Bank 2018 yang berlangsung di Bali diyakini oleh ekonom dapat menahan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) yang terus merosot. Ekonom Agustinus Prasetyantoko menjelaskan, ajang yang berlangsung sepekan ini membuat laju rupiah lebih positif.

Ditambahkan olehnya juga berdampak ke Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang ditutup menghijau akhir pekan. "Sentimen baik, tempat benar yang positif untuk investasi. Paling tidak rupiah dan indeks tidak lebih buruk," ujarnya di Nusa Dua, Bali, Sabtu (13/10/2018).

Menurut Agustinus, ketika tekanan eksternal masih kuat maka acara pertemuan ini dinilainya bisa memutarbalikan keadaan menjadi lebih baik. "Saya kira ada faktor lain soal kepemimpinan dan posisi politik, misal Presiden nunjuk masalah lugas dunia secara tidak langsung menyebut negara mana. Tidak ada disebut namanya, tapi esensinya lugas," katanya.

Selain itu Ia menambahkan, situasi yang menjadi salah satu tantangan terberat yakni pengetatan likuiditas dalam beberapa tahun kedepan. "Khusus likuiditas ini kebijakan dan sentimen penting agar tidak lebih bergejolak komparasi dengan 2013. Saat itu, Indonesia masuk dalam laporan satu dari lima negara berisiko krisis," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ramalan IMF Bikin Rupiah...
Ramalan IMF Bikin Rupiah Goyang, Hari Ini Berakhir ke Rp15.626 per Dolar AS
Rupiah Melorot ke Rp15.357...
Rupiah Melorot ke Rp15.357 Dipicu Peringatan IMF Soal Resesi Global
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp15.597 per Dolar AS Sore Ini
Hadiri Annual Leaders...
Hadiri Annual Leaders Meeting 2023, Jokowi Tiba di Sydney
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
2 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
2 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
3 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
3 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
4 jam yang lalu
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved