Pemerintah Siapkan Strategi Penguatan Ekspor di Pertemuan IMF-WB

Senin, 15 Oktober 2018 - 21:43 WIB
Pemerintah Siapkan Strategi...
Pemerintah Siapkan Strategi Penguatan Ekspor di Pertemuan IMF-WB
A A A
JAKARTA - Memanfaatkan momentum pertemuan tahunan IMF-World Bank 2018, Indonesia berkomitmen meningkatkan kerja sama ekonomi dengan pasar prospektif. Dengan adanya ajang ini dapat disusun sebuah kebijakan dan terobosan yang sesuai dengan harapan para mitra.

Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, penting bagi Indonesia untuk memperkuat regulasi nasional dan menciptakan inovasi untuk menghadapi kendala yang dirasakan BUMN dan pelaku usaha. Persoalan itu terjadi ketika mau melakukan ekspansi usahanya, terutama ke pasar Afrika.

Luhut menjelaskan, salah satu alternatif yang dapat ditempuh pemerintah adalah dengan mengembangkan skema counter-purchase. "Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan mengingat pentingnya dilakukan penguatan strategi pembiayaan ekpor Indonesia," ujarnya, Senin (15/10/2018).

Hal tersebut pun disambut baik oleh para peserta dan diharapkan pertemuan lanjutan tersebut dapat menjadi suatu proses memonitor kerja sama ekonomi konkret. Agenda ini sedang dijajaki bersama oleh Indonesia dan mitra di pasar prospektif.

Pada kesempatan tersebut, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan PT Timah Tbk (TINS) dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA). Ruang lingkupnya terkait pengerjaan proyek bersama, serta memberikan dukungan pembiayaan investasi atau modal kerja ekspor.

Sebagai informasi, pemerintah telah mengeluarkan serangkaian kebijakan fiskal, termasuk penugasan khusus ekspor kepada LPEI atau yang disebut national interest Account (NIA) untuk mendukung program ekspor nasional atas biaya pemerintah.

NIA adalah penugasan khusus oleh pemerintah melalui Menteri Keuangan kepada LPEI untuk memberikan fasilitas pembiayaan, penjaminan atau asuransi kepada proyek-proyek yang dianggap strategis, namun sulit dilakukan oleh lembaga keuangan komersial lain. Hingga 2018, melalui keputusan yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan, LPEI telah menerima sebanyak 5 penugasan khusus dengan total alokasi dana sebesar Rp2,7 triliun.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jamin Keamanan Wilayah...
Jamin Keamanan Wilayah Pesisir Laut Arafura, Kemenko Marves Lakukan Ini
LPEI Salurkan Pembiayaan...
LPEI Salurkan Pembiayaan Ekspor Melalui Skema PKE Rp26 Triliun hingga Juni 2025
Luhut Putuskan Ekspor...
Luhut Putuskan Ekspor Batu Bara Dibuka Bertahap Mulai Rabu Ini!
Pengusaha Ekspor Protes...
Pengusaha Ekspor Protes Kenaikan Bunga Kredit LPEI
Dorong Ekspor Nasional,...
Dorong Ekspor Nasional, LPEI Jalin Kerja Sama dengan Kementerian Perdagangan
Luhut: Jangan Terlena...
Luhut: Jangan Terlena Lokasi Strategis, Kebesaran Wilayah hingga SDA Melimpah
Berita Terkini
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
20 menit yang lalu
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
35 menit yang lalu
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
1 jam yang lalu
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
1 jam yang lalu
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
2 jam yang lalu
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
2 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved