Dorong Okupansi Hotel, Aplikasi BukaKamar Luncurkan Fitur Local Rate

Jum'at, 19 Oktober 2018 - 05:12 WIB
Dorong Okupansi Hotel,...
Dorong Okupansi Hotel, Aplikasi BukaKamar Luncurkan Fitur Local Rate
A A A
JAKARTA - Salah satu pengembang aplikasi lokal, Aplikasi Bukakamar, menghadirkan fitur baru bagi para pelancong. Aplikasi booking hotel yang mengusung konsep Last Minute Deals ini dikhususkan bagi para pelancong yang membutuhkan akomodasi last minute dan hanya tersedia untuk perangkat mobile apps.

Meski saat ini Bukakamar hanya dapat diakses lewat android (Google Playstore), aplikasi ini diklaim cocok bagi para traveler dan pelaku bisnis yang membutuhkan aplikasi booking hotel secara langsung dan spontan.

"Apalagi di kota-kota besar seperti di Surabaya, Bandung dan Jakarta. Lebih dari 60% rata-rata tamu hotel booking 1-5 hari sebelumnya," kata CEO Bukakamar, Boby Haryadi pada peresmian aplikasi Bukakamar di Cocowork D.Lab, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (18/10/2018).

Boby menjelaskan, untuk memperkuat konsep last minute deal, aplikasi Bukakamar memiliki fitur khusus Local Rate. Fitur local rate merupakan fitur yang berguna bagi para pelancong untuk mendapatkan diskon tambahan. Fitur ini dapat diakses dengan radius 5Km dari lokasi pengguna aplikasi.

"Jadi kalau ada pengguna aplikasi dalam radius 5 kilomenter yang ada hotel kita kerja sama, pengguna akan dapat tambahan diskon lagi," jelas Boby.

Pemesanan kamar hotel melalui Bukakamar dapat dilakukan dalam rentang waktu maksimal 14 hari sebelumnya. Diskon yang didapat dari last minute deal Bukakamar sekitar 15-25% dari harga normal. Bila ditambah dengan local rate, pengguna aplikasi akan mendapat diskon tambahan 10%.

Boby menuturkan, mekanisme pembayaran melalui Bukakamar dapat dilakukan lewat transfer antar bank dalam negeri dan mobile banking.

"Kami ingin mempermudah masyarakat dalam melakukan booking. Saat ini kami sudah bekerja sama dengan Midtrans. Kami menargetkan kerja sama dengan fintech besar di Indonesia, seperti Go Pay, Doku, Ovo dan lainnya," tutur Boby.

Boby Haryadi mengatakan, Bukakamar memiliki komitmen untuk mengembangkan industri perhotelan di Indonesia. Menurut Boby, Bukakamar dapat menjadi fasilitator strategis bagi pemilik hotel untuk mengoptimalkan tingkat keterisian kamar dan memberikan harga yang terbaik dan paling murah bagi tamu hotel.

"Aplikasi karya anak bangsa ini diyakini dapat menjadi saluran distribusi yang tepat bagi hotel-hotel di Indonesia untuk mendongkrak tingkat okupansinya. Intinya Bukakamar fasilitasi hotel needs dan guest needs," ujar Boby.

Boby menjelaskan, saat ini Bukakamar sudah memiliki 15 hotel partner yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia, antara lain di Jakarta, Bali, Bandung, Surabaya, Makassar, Palembang, Pekanbaru dan Solo.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dibekali 60 Konsep F&B,...
Dibekali 60 Konsep F&B, Incar Peluang Pengembangan Properti di Indonesia
Platform Penjualan dan...
Platform Penjualan dan Pemasaran Jadi Cara Pengembang Properti Bisa Berhemat
Pemasaran Online Jadi...
Pemasaran Online Jadi Pilihan Pengembang Properti Tawarkan Hunian
SKYE Suites Green Square...
SKYE Suites Green Square Perkenalkan Tren Baru
Louvre Hotels Group...
Louvre Hotels Group Siap Kembangkan Portofolionya di Indonesia
Bekerja 2 Jam Sehari,...
Bekerja 2 Jam Sehari, Wanita 24 Tahun Ini Hasilkan Rp122 Juta per Bulan
Berita Terkini
Harga Emas Antam Anjlok...
Harga Emas Antam Anjlok Parah di Hari Jumat, Turun Tajam hingga Rp35 Ribu/Gram
21 menit yang lalu
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
3 jam yang lalu
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
4 jam yang lalu
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
4 jam yang lalu
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
5 jam yang lalu
Infografis
Krisis Kepercayaan pada...
Krisis Kepercayaan pada F-35 Dorong Eropa Kembangkan Jet Tempur Gen 6
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved