Dow Jones Rebound Berkat Kenaikan Saham Procter & Gamble

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 07:36 WIB
Dow Jones Rebound Berkat...
Dow Jones Rebound Berkat Kenaikan Saham Procter & Gamble
A A A
NEW YORK - Setelah tiga pekan hampir berada di level lemah, indeks Dow Jones Industrial Average rebound pada perdagangan Jumat waktu Amerika Serikat, didukung pendapatan yang kuat dari perusahaan consumer goods, Procter & Gamble. Meski demikian, indeks besar lainnya masih di bawah level buruk.

Mengutip dari CNBC, Sabtu (20/10/2018), indeks Dow Jones naik 64,89 poin menjadi 25.444,34, dipimpin oleh lonjakan saham Procter & Gamble sebesar 8,8%, level terbesar mereka sejak 28 Oktober 2008.

Saham Procter & Gamble melonjak setelah perusahaan melaporkan laba yang lebih baik dari perkiraan. Peningkatan laba berkat manisnya penjualan produk kecantikan.

Selain P&G, Honeywell dan perusahaan minyak Schlumberger juga melaporkan laba yang lebih baik dari perkiraan. American Express, PayPal dan Skechers semua memposting kenaikan pendapatan yang melampaui ekspektasi para analis. Saham mereka masing-masing naik 3,8%, 9,4% dan 13,8%.

Adapun indeks S&P 500 ditutup di bawah garis datar alias turun tipis 0,04% ke level 2.767,78, karena penurunan saham perawatan kesehatan. Nasdaq berkurang 0,5% menjadi 7.449,03, karena kemunduran saham Facebook, Amazon dan Netflix.

"Secara mendasar ekonomi masih bagus terlihat dari pendapatan perusahaan yang masih bagus," kata Quincy Krosby, kepala strategi pasar di Prudential Financial. Namun lanjut dia, pasar tidak akan langsung pulih segera.

Ya, sebelumnya, pasar saham AS alias Wall Street melemah akibat aksi jual karena investor mengkhawatirkan soal kenaikan suku bunga, ketegangan geopolitik dan potensi perlambatan ekonomi global.

Pada perdagangan Kamis lalu, Dow Jones turun lebih dari 300 poin, merespons anjloknya bursa saham China. Kondisi ini diperparah oleh pertumbuhan ekonomi China di kuartal III 2018 yang diperkirakan tumbuh 6,5%. Sehingga memberi kekhawatiran soal melambatnya pertumbuhan ekonomi global.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
13 menit yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
27 menit yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
27 menit yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
40 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
53 menit yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
1 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Minta 50%...
Donald Trump Minta 50% Saham TikTok untuk Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved