Amerika Serikat dan China Bersaing dalam Jumlah Miliarder

Selasa, 30 Oktober 2018 - 08:08 WIB
Amerika Serikat dan...
Amerika Serikat dan China Bersaing dalam Jumlah Miliarder
A A A
NEW YORK - Sebagai negara kekuatan ekonomi utama di dunia, Amerika Serikat dan Republik Rakyat China tidak hanya bersaing dalam perdagangan, teknologi dan militer, juga dalam jumlah miliarder alias orang super kaya.

Melansir dari CNBC, Selasa (30/10/2018), Union Bank of Switzerland (UBS) dan PricewatershouseCoopers (PwC) melansir terjadi pertumbuhan miliarder di dunia pada 2017. Studi menunjukkan terdapat 2.158 miliarder di dunia pada tahun lalu.

Jumlah kekayaan para miliarder tersebut tumbuh 19% menjadi USD8,9 triliun pada 2017, peningkatan terbesar dalam sejarah, menurut laporan UBS dan PwC. Para miliarder itu kebanyakan berasal dari dua negara: Amerika Serikat dan China.

AS menambah 53 miliarder baru pada 2017 dan mewakili USD125 miliar total kekayaan. Jumlah ini meningkat 4% sehingga totalnya menjadi 585 miliarder.

Populasi miliarder di China tumbuh lebih cepat yaitu dua miliarder baru setiap minggunya. Negeri Tirai Bambu ini menambah 106 miliarder baru selama tahun 2017. Namun 51 orang dinyatakan gugur dari daftar karena kekayaan mereka jatuh di bawah USD1 miliar akibat risiko bisnis yang terjadi di negara tersebut.

Alhasil, China bertambah 55 miliarder baru (yang dihitung oleh UBS dan PwC) pada 2017 berbanding tahun 2016 sebanyak 16 miliarder baru. Untuk total keseluruhan, China memiliki 373 miliarder.

Untuk urusan total kekayaan miliarder, UBS dan PwC menyatakan Benua Amerika masih menjadi yang terdepan. Namun untuk jumlah miliarder, Benua Asia lah yang terbanyak dan sudah melampaui Benua Amerika.

Salah satu penyebab meningkatnya jumlah miliarder di China dan Asia karena perkembangan industri teknologi. Saat ini, China memiliki 67 perusahaan startup dengan status Unicorn berbanding dengan 119 di Amerika Serikat.

Menariknya, pada 2017, China menciptakan lebih banyak miliarder bidang startup yaitu 89 berbanding 30 di Amerika Serikat. Berikut jumlah miliarder di dunia versi UBS dan PwC menurut wilayahnya.
WilayahSub-wilayahJumlah Miliarder Tahun 2016Jumlah Miliarder Tahun 2017
Asia Pasifik711814
Asia Tenggara259296
China Raya (RRC, Hong Kong, Makau dan Taiwan)418475
Oseania3443
Eropa dan Timur Tengah586629
Eropa Barat397414
Eropa Timur147163
Timur Tengah dan Afrika Utara4252
Amerika682715
Amerika Tengah dan Selatan8384
Amerika Utara599631
Total1.9792.158
Sumber: UBS/PwC
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Beijing Gudangnya Miliarder,...
Beijing Gudangnya Miliarder, Mengalahkan Kota Manapun di Dunia Termasuk New York
Mengungkap Misteri Hilangnya...
Mengungkap Misteri Hilangnya Miliarder China Sejak 2015, Ada Bao Fan hingga Jack Ma
Dihantam Kebijakan Keras...
Dihantam Kebijakan Keras Beijing, Harta 3 Pengusaha Properti Papan Atas China Raib Rp428,6 T
10 Orang Terkaya di...
10 Orang Terkaya di China, Paling Tajir Raja Air Kemasan Punya Harta Rp720 Triliun
China Kalahkan Amerika...
China Kalahkan Amerika Serikat sebagai Negara Terkaya di Dunia
5 Provinsi Terkaya di...
5 Provinsi Terkaya di China Pasang Target Ekonomi Tinggi meski Diancam Trump
Berita Terkini
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
8 menit yang lalu
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
2 jam yang lalu
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
3 jam yang lalu
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
3 jam yang lalu
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
9 jam yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
9 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved