5 Provinsi Terkaya di China Pasang Target Ekonomi Tinggi meski Diancam Trump
Minggu, 19 Januari 2025 - 08:31 WIB
loading...
Lima provinsi terkaya di China memasang target pertumbuhan di atas 5% pada tahun 2025, meski ada hambatan perdagangan seperti ancaman tarif tinggi dari Presiden AS terpilih Donald Trump. Foto/Dok
A
A
A
BEIJING - Lima provinsi terkaya di China memasang target pertumbuhan di atas 5% pada tahun 2025. Hal ini menjadi sinyal bahwa China secara nasional bakal menetapkan target ambisius, meski ada hambatan perdagangan seperti ancaman tarif tinggi dari Presiden AS terpilih Donald Trump .
Beijing dan Shanghai –kota-kota besar yang diklasifikasikan sebagai provinsi– serta Guangdong mengumumkan target pertumbuhan 'sekitar 5%' pada minggu ini, menurut pernyataan dari parlemen. Zhejiang mengincar ekspansi 'sekitar 5,5%' dan Fujian menargetkan 5% hingga 5,5%.
Baca Juga: Penjualan Properti China Babak Belur, Investasi Anjlok 10,6% di 2024
Target yang dipasang para provinsi terkaya di China itu memperlihatkan Beijing bakal berusaha mempertahankan laju pertumbuhannya setelah ekonomi tumbuh sekitar 5% pada tahun lalu. Pada 2024, enam dari delapan provinsi terkaya memasang target yang sama atau lebih rendah dari tingkatan secara nasional.
Ambisi tersebut dipandang bullish awal tahun lalu karena China berjuang untuk melepaskan diri dari krisis properti selama bertahun-tahun dan mengangkat konsumsi domestik yang lamban. Stimulus kilat pada akhir September dan ekspor yang kuat memberi suntikan tambahan tenaga bagi ekonomi domestik China .
Akan tetapi dorongan dari sektor perdagangan diperkirakan akan turun dalam beberapa bulan mendatang karena Presiden terpilih AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif impor tinggi pada barang-barang China.
Beijing dan Shanghai –kota-kota besar yang diklasifikasikan sebagai provinsi– serta Guangdong mengumumkan target pertumbuhan 'sekitar 5%' pada minggu ini, menurut pernyataan dari parlemen. Zhejiang mengincar ekspansi 'sekitar 5,5%' dan Fujian menargetkan 5% hingga 5,5%.
Baca Juga: Penjualan Properti China Babak Belur, Investasi Anjlok 10,6% di 2024
Target yang dipasang para provinsi terkaya di China itu memperlihatkan Beijing bakal berusaha mempertahankan laju pertumbuhannya setelah ekonomi tumbuh sekitar 5% pada tahun lalu. Pada 2024, enam dari delapan provinsi terkaya memasang target yang sama atau lebih rendah dari tingkatan secara nasional.
Ambisi tersebut dipandang bullish awal tahun lalu karena China berjuang untuk melepaskan diri dari krisis properti selama bertahun-tahun dan mengangkat konsumsi domestik yang lamban. Stimulus kilat pada akhir September dan ekspor yang kuat memberi suntikan tambahan tenaga bagi ekonomi domestik China .
Akan tetapi dorongan dari sektor perdagangan diperkirakan akan turun dalam beberapa bulan mendatang karena Presiden terpilih AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif impor tinggi pada barang-barang China.
Lihat Juga :