Infrastruktur Berkembang, Ekonomi Jabar Semakin Menjanjikan

Rabu, 31 Oktober 2018 - 04:51 WIB
Infrastruktur Berkembang,...
Infrastruktur Berkembang, Ekonomi Jabar Semakin Menjanjikan
A A A
JAKARTA - Pemerintah saat ini gencar mendorong pembangunan infrastruktur di wilayah yang memiliki potensi guna memeratakan pertumbuhan ekonomi. Salah satunya membangun kawasan industri untuk meningkatkan nilai tambah perekonomian sekitar, termasuk di Jawa Barat (Jabar).

‎Ketua Himpunan Kawasan Indonesia (HKI) Sanny Iskandar mengatakan, Jabar memiliki posisi yang bagus untuk membuat investor tertarik masuk dalam pengembangan kawasan industri. Apalagi bagian utara dan barat seperti Bekasi, Karawang dan Purwakarta.

"Banyak menyerap tenaga kerja dan sebagainya. Kini sudah mengarah ke Jabar sisi timur dan utara yang sudah dilengkapi banyak fasilitas yakni Bandara Kertajati, Pelabuhan Patimban dan lainnya," ujarnya di Jakarta, Selasa (30/10/2018).

Sanny menyampaikan, kawasan industri akan bagus sekali dibangun di sana seperti Subang, Majalengka, Cirebon dan Indramayu. Daerah tersebut juga ada pem‎bangit listrik, sehingga arah pembangunan industri mengarah ke sana.

Menurutnya, pengembangan kawasan industri di Jabar selama ini dipusatkan di bagian barat dan utara tepatnya di Bekasi, Karawang, Purwakarta (Bekapur). Karena itu, mulai bergeser ke arah timur seperti di Subang, Majalengka dan Cirebon.

Banyaknya kawasan industri di Jabar, lanjut dia, sangat bermanfaat terhadap ekonomi sekitar. Pada akhirnya, Jabar menyumbang pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

‎"Jabar kawasan industri paling besar dari total investasi nasional. Ditambah lagi dengan Jabar sisi selatan yang lebih banyak ke pariwisata maka akan menambah nilai plus bagi Jawa Barat," tutur Sanny.

Setidaknya ada lima sampai enam perusahaan yang sedang membebaskan lahan ‎ke Jabar sisi timur. Salah satunya adalah PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) yang hingga September 2018 telah berhasil membebaskan lahan seluas 1.034 hektare (ha) di Subang.

Sementara itu, Analis PT Indo Premier Sekuritas Joey Faustian menambahkan, ekspansi SSIA ‎di Subang sangat bagus yang berencana membangun kawasan industri. ‎Namun, dampak ekspansi itu masih akan tetap jauh karena penjualan lahan industri itu dimulai tahun 2020.

Apalagi, kata Joey, perusahaan baru membebaskan lahan industrinya seluas 1.034 ha dari total kawasan industri yang akan dibangun seluas 2 ribu ha. "Jadi, untuk fase pertama 400 ha pembangunannya. Kita lihat efeknya sangat positif, tapi belum akan berasa tahun depan," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pelabuhan Terbesar di...
Pelabuhan Terbesar di Indonesia Beroperasi November 2020
Jika Tahap I Patimban...
Jika Tahap I Patimban Kelar, Rebana Akan Mulai Bergema
Keren! Bengkel Pesawat...
Keren! Bengkel Pesawat di BIJB Kertajati Majalengka Siap Dibangun
Profil PT BIJB, Pengembang...
Profil PT BIJB, Pengembang Bandara Kertajati yang Kini Terbangkan Jemaah Haji
Tunggu Tanggal Mainnya,...
Tunggu Tanggal Mainnya, Kang Emil Bakal Punya Kawasan Emas, Maju, dan Futuristik
Sepi Penumpang, Bandara...
Sepi Penumpang, Bandara Kertajati Siap Layani Penerbangan Ibadah Umroh
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
5 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved