Harga Emas Antam Lebih Rendah Iringi Kejatuhan Emas Dunia

Rabu, 31 Oktober 2018 - 11:21 WIB
Harga Emas Antam Lebih...
Harga Emas Antam Lebih Rendah Iringi Kejatuhan Emas Dunia
A A A
JAKARTA - Harga jual dan beli kembali (buyback) emas PT. Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan di pengujung bulan Oktober kompak menyusut untuk melanjutkan tren negatif sejak kemarin. Penyusutan emas dalam negeri mengiringi emas dunia yang juga lebih rendah menyusul kokohnya dolar Amerika Serikat (USD).

Dikutip dari laman Logammulia.com, Rabu (31/10/2018) pada perdagangan hari ini harga emas ukuran satu gram terpeleset ke posisi Rp682.000 per gram dibandingkan sesi kemarin pada level Rp685.000/gram. Sedangkan harga buyback emas Antam turun menjadi Rp598.000/gram dari sebelumnya Rp600.000 per gram.

Antam yang juga menyediakan emas dengan ukuran 0.5 gram dihargai sebesar Rp370.000 dengan harga per gramnya Rp370.000. Selanjutnya ukuran 2 gram dibanderol Rp1.311.000 dengan harga per gram Rp655.500.

Harga emas 3 gram dipatok Rp1.947.000 dengan harga per gram Rp649.000. Emas ukuran 5 gram seharga Rp3.227.000 dengan harga per gram Rp645.400. Sedangkan harga emas 10 gram dijual Rp6.366.000 dengan harga per gram Rp636.600.

Ukurian emas 25 gram dijual Rp15.752.500 dengan harga per gram Rp630.100. Harga emas 50 gram sebesar Rp31.384.000 dengan harga per gram Rp627.680. Sementara emas 100 gram dihargai sebesar Rp62.648.000 dengan harga per gram Rp626.480.

Untuk harga emas 250 gram mencapai Rp156.230.500 dengan harga per gram Rp624.922 dan emas ukuran 500 gram dihargai Rp312.159.000 dengan harga per gram Rp624.318. Ada juga ukuran 1.000 yang dijual mencapai Rp624.167.000 dengan harga per gram Rp624.167.

Posisi harga jual emas Antam di Pulogadung juga diperdagangkan lebih rendah di level Rp674.000 per gram dari kemarin Rp677.000 dan buyback Rp598.000/gram. Tren pelemahan juga terlihat pada harga emas Jakarta II jatuh di posisi Rp682.000 per gram dengan harga beli kembali Rp598.000/gram.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, harga emas di pasar spot telah mengalami tekanan dalam beberapa bulan atau jatuh dari posisi tertinggi USD1,366.07 per ons pada bulan Januari ke level USD1.159,96 per ons pada bulan Agustus karena dolar menguat dan Federal Reserve AS mendorong kenaikan suku bunga.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Tak...
Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Minat Masyarakat Berinvestasi Emas
Harga Emas Terus Meroket...
Harga Emas Terus Meroket Usai Libur Lebaran
Harga Emas Antam Tembus...
Harga Emas Antam Tembus Rp1 Juta
Harga Emas Turun Tajam
Harga Emas Turun Tajam
Dalam Jangka Menengah-Panjang...
Dalam Jangka Menengah-Panjang Kemilau Emas Diprediksi Meredup
Turun Seceng, Berikut...
Turun Seceng, Berikut Daftar Harga Emas Antam Hari Ini
Berita Terkini
Dasco: InsyaAllah Pemadaman...
Dasco: InsyaAllah Pemadaman Listrik Tak Terjadi Lagi Pekan Ini
1 jam yang lalu
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
1 jam yang lalu
Pegadaian Gelar Khitanan...
Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026, Langkah Riil Peduli Sesama Berbasis ESG
2 jam yang lalu
IHSG Siang Anjlok 1,29%...
IHSG Siang Anjlok 1,29% ke 6.037, Sektor Keuangan dan Energi Jadi Pemberat
2 jam yang lalu
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
3 jam yang lalu
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved