Ini Alasan Pemerintahan Jokowi Jor-joran Bangun Infrastruktur

Rabu, 31 Oktober 2018 - 13:09 WIB
Ini Alasan Pemerintahan...
Ini Alasan Pemerintahan Jokowi Jor-joran Bangun Infrastruktur
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Jokowi-JK) memiliki alasan tersendiri untuk memilih membangun infrastruktur secara besar-besaran di Indonesia. Diantaranya gencar membangun jalan di Papua hingga di ujung Sumatera dan Sulawesi.

Menurut wanita yang akrab disapa Ani ini, pemerintahan Jokowi bekerja dengan melihat dinamika yang terjadi di masyarakat. Dengan cara seperti itu, maka akan banyak muncul ide untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di masyarakat.

"Jadi sebetulnya sekarang ini Pak Jokowi dan para menteri itu, cara kita bekerja trying to connect (berusaha menyambungkan) dinamika masyarakat. There are so many idea coming from there," katanya di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Rabu (31/10/2018).

Dia mencontohkan, saat ini generasi milenial sangat akrab dengan bisnis berbasis daring (e-commerce). Meskipun kelihatannya bisnis e-commerce hanya butuh infrastruktur teknologi seperti marketplace, namun mereka sejatinya juga membutuhkan infrastruktur jalan raya hingga bandara untuk mengirim produk mereka hingga sampai ke tangan konsumen.

"Tadi dikatakan, seorang korban tsunami Aceh dia bisa connect to market dengan dia dedicate pikiran dan skill-nya untuk produksi kripik yang bagus kualitasnya, dan diupload Tokopedia. Itu butuh infrastruktur Tokopedia sebagai marketplace, tapi juga infrastruktur jalan raya maupun bandara untuk menyambungkan mereka terhadap marketnya," imbuh dia.

Menurutnya, inilah peran Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk generasi milenial. Pemerintah membangun infrastruktur sebagai solusi atas dinamika yang terjadi di masyarakat kini.

"Dulu Pak Dorodjatun adalah ketua LPEM yang membuat studi Sumatra 2020. It's only two years from now. Studi itu menggambarkan Sumatra yang merupakan wilayah kepulauan itu punya potensinya besar, proximaty-nya dengan Singapura, Malaysia, ASEAN 10. Itu besar sekali. Tapi itu enggak akan bisa kecuali kelapa sawit, itu pun butuh infrastruktur. Makanya kita butuh banyak sekali infrastruktur untuk connect potensi, ide dan solusinya," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Mulyani Ungkap Ciri-ciri...
Sri Mulyani Ungkap Ciri-ciri Negara Maju: Tidak Ada Infrastruktur yang Bobrok
Heboh Kabar Sri Mulyani...
Heboh Kabar Sri Mulyani Mundur, Airlangga Sebut Bocor
Diam-diam Sri Mulyani...
Diam-diam Sri Mulyani Sudah Temui Jokowi, Pihak Istana Beberkan Hal Ini
Diisukan Mundur dari...
Diisukan Mundur dari Kabinet Jokowi, Sri Mulyani: Saya Bekerja
Sri Mulyani: Pembangunan...
Sri Mulyani: Pembangunan Infrastruktur Tak Perlu Nunggu Negaranya Kaya
Momen Basuki Ajak Sri...
Momen Basuki Ajak Sri Mulyani Nyanyikan Lagi Jelang Berakhirnya Kabinet Jokowi
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
3 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
4 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
4 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
4 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
5 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
5 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved