Awal Perdagangan November, IHSG dan Bursa Asia Kompak Menguat

Kamis, 01 November 2018 - 09:52 WIB
Awal Perdagangan November,...
Awal Perdagangan November, IHSG dan Bursa Asia Kompak Menguat
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal bulan November 2018, Kamis (1/11/2018) dibuka menguat untuk melanjutkan tren positif dalam sesi sebelumnya. Pagi ini, IHSG tercatat di posisi 5.870,83 dengan tambahan 39,180 poin atau 0,672% untuk mengiringi lompatan bursa Asia.

Sebelumnya pada perdagangan tengah pekan kemarin, bursa saham Tanah Air ditutup melesat 42,55 poin atau setara dengan 0,73% menjadi 5.831,65. Kali ini pada sesi pembukaan, awal bulan sektor saham terlihat mayoritas berada dalam zona hijau.

Peningkatan IHSG pagi ini didorong antara lain oleh kenaikan harga saham Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), H.M. Sampoerna Tbk (HMSP), Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan Bank Mandiri Tbk (BMRI).

Hingga pukul 09.33 WIB, harga saham emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp300 triliun, yaitu BMRI naik 4,01% jadi Rp7.125 per unit. Adapun harga saham BBCA naik 1,06% ke Rp23.900, BBRI naik 1,9% jadi Rp3.210, HMSP naik 1,07% ke Rp3.770, dan TLKM naik 0,26% jadi Rp3.860 per unit.

Di sisi lain seperti dilansir CNBC, kebanyakan pasar saham Asia juga melaju pada tren positif untuk mengawali perdagangan pertama November setelah bergejolak di Oktober seiring terguncangnya beberapa indeks saham di wilayah tersebut.

Pada awal sesi, indeks daratan China tercatat lebih tinggi dipimpin lonjakan indeks Hang Seng di Hong Kong dengan kenaikan mencapai sebesar 1,45%. Sedangkan komposit Shanghai melesat 1,13% untuk mengiringi peningkatan komposit Shenzhen mencapai 1,539%.

Meski begitu, indeks Nikkei Jepang tetap berada dalam wilayah negatif dengan penurunan 0,57% sedangkan Topix menyusut 0,5%. Kejatuhan ini seiring dengan saham Panasonic terjun bebas 8,16% dan konglomerat Softbank menyelam lebih dari 7%.

Sementara kenaikan terlihat pada bursa patokan Australia, ASX 200 yang lebih tinggi 0,19% ditopang lompatan sektor material usai mendapatkan tambahan 1,41%. Selanjutnya saham pertambangan juga mencetak keuntungan saat Rio Tinto naik 1,83% serta Fortescue Metals menguat 2,5% untuk kemudian BHP Billiton melonjak 3,32%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Temuan Vaksin Covid-19...
Temuan Vaksin Covid-19 Jadi Sentimen Positif, IHSG Berpotensi Reli
IHSG Diprediksi Melemah...
IHSG Diprediksi Melemah dalam Jangka Pendek
Pagi Menghijau, IHSG...
Pagi Menghijau, IHSG Sore Ditutup Anjlok 1,05 Persen ke 5.105
Bisa Tembus Level 6.000...
Bisa Tembus Level 6.000 di Akhir Tahun, IHSG Menuju Fase Skenario Terbaik
Koleksi 5 Saham Ini...
Koleksi 5 Saham Ini Saat IHSG Masih Akan Meroket
Ekspor November Tertinggi...
Ekspor November Tertinggi Sejak 2018, Data BPS: Tembus USD15,28 Miliar
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
26 menit yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
1 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
1 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
2 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
2 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved