Laju Pertumbuhan Tenaga Kerja Dongkrak Dolar Amerika Serikat

Sabtu, 03 November 2018 - 07:05 WIB
Laju Pertumbuhan Tenaga...
Laju Pertumbuhan Tenaga Kerja Dongkrak Dolar Amerika Serikat
A A A
WASHINGTON - Setelah sempat melemah, dolar Amerika Serikat kembali mengambil keuntungan pada perdagangan di pasar spot, Jumat, didorong oleh laju pertumbuhan tenaga kerja.

Melansir dari Reuters, Sabtu (3/11/2018), pertumbuhan tenaga kerja AS pada bulan Oktober mencapai 250.000 orang dan pertumbuhan upah secara tahunan naik 3%, level terbesar dalam waktu 9-1/2 tahun. Hal ini membuat Federal Reserve berada di jalurnya untuk menaikkan kembali suku bunga pada Desember mendatang.

Indeks USD yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, bertambah menjadi 96,46. Hasil ini membuat USD lebih tinggi 0,44% melawan yen Jepang dan menguat 0,12% terhadap euro. Dolar juga perkasa 0,32% terhadap poundsterling Inggris.

Namun, meski terjadi penambahan data tenaga kerja namun hal ini kurang kuat untuk melambungkan dolar AS. Pasalnya, rencana pembicaraan dagang Washington dan Beijing telah meredakan ketegangan perdagangan. Selama ketegangan ini, dolar AS selalu mengambil untung karena posisinya sebagai aset safe haven.

"Angka pekerjaan yang kuat tidak meningkatkan dolar lebih banyak karena investor tetap fokus pada ketegangan perdagangan," kata Juan Perez, pedagang mata uang senior di Tempus, Inc. di Washington.

Greenback menarik arus safe haven selama masa ketidakpastian ekonomi dan politik. Dan tekanan datang setelah laporan Bloomberg bahwa Presiden AS Donald Trump sedang mencari waktu berbicara dengan Presiden RRC Xi Jinping soal perjanjian perdagangan sebelum pertemuan G20 di Argentina pada akhir November.

Sengketa perdagangan antara dua negara ekonomi besar dunia telah menyebabkan krisis ekonomi global dan mendorong permintaan greenback karena investor melihat Amerika Serikat dalam kondisi yang lebih baik daripada para pesaingnya untuk menghadapi perang dagang.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
8 Efek Mata Uang Baru...
8 Efek Mata Uang Baru BRICS terhadap Dollar AS jika Sudah Berlaku
Dedolarisasi Menggema,...
Dedolarisasi Menggema, Emas dan Beberapa Mata Uang Non-dolar Bersinar
Apakah Bitcoin Bisa...
Apakah Bitcoin Bisa Menggantikan Dolar AS di Masa Depan?
Dolar AS Jatuh ke Level...
Dolar AS Jatuh ke Level Terendah sejak 2022 Seiring Suramnya Prospek Ekonomi
Dolar AS Mulai Dikepung,...
Dolar AS Mulai Dikepung, Mampukah BRICS Meruntuhkan Dominasi Greenback?
Kilas Balik Sejarah...
Kilas Balik Sejarah Dolar AS Menjadi Mata Uang Internasional
Berita Terkini
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
1 jam yang lalu
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
1 jam yang lalu
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
2 jam yang lalu
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
2 jam yang lalu
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
3 jam yang lalu
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Pejabat Amerika...
Daftar Pejabat Amerika Serikat yang Dilantik dengan Al-Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved