PLN Peroleh Kredit Sindikasi Internasional USD1,62 Miliar

Minggu, 04 November 2018 - 18:56 WIB
PLN Peroleh Kredit Sindikasi...
PLN Peroleh Kredit Sindikasi Internasional USD1,62 Miliar
A A A
JAKARTA - PT PLN (Persero) memperoleh kredit sindikasi senilai USD1,62 miliar dari 20 bank internasional yang penandatanganan perjanjian fasilitas pinjamannya (Syndicated Loan Facilities) dilakukan pada 25 Oktober lalu. Pinjaman melalui sindikasi internasional yang merupakan debut perdana PLN ini menuai sukses, ditandai dengan kelebihan penawaran (oversubscribe) dalam proses sindikasi tersebut.

"Ini adalah fasilitas offshore sindikasi USD pertama kalinya untuk PLN dan merupakan tonggak sejarah baru bagi perusahaan, sebagai bukti bahwa perusahaan memiliki diversifikasi sumber-sumber pendanaan yang beragam," ungkap Direktur Keuangan PLN Sarwono Sudarto dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Minggu (4/11/2018).

Proses sindikasi pinjaman yang direspons dengan sangat baik oleh pasar keuangan dengan harga yang sangat kompetitif di tengah situasi pasar sedang bergejolak seperti saat ini menurutnya memberikan sinyal bahwa pasar keuangan internasional sangat mempercayai profil kredit PLN.

"Tim PLN dan MLABs, dikoordinasi oleh SMBC, bekerja keras untuk memastikan pelaksanaan transaksi ini sehingga berjalan tanpa hambatan dan kami sangat senang dengan dukungan yang diberikan oleh semua bank yang berpartisipasi. Kami percaya ini adalah bukti kuat bahwa profil kredit PLN dan Indonesia sangat baik ," imbuh Sarwono.

Fasilitas pinjaman ini terdiri dari fasilitas pinjaman berjangka (Term Loan Facility) senilai USD1,32 miliar dengan tenor lima tahun dan Revolving Credit Facility senilai USD300 juta dengan tenor 3 tahun. Total fasilitas pinjaman sebesar USD1,62 miliar ini meningkat dari jumlah komitmen awal pihak bank sebesar USD1,5 miliar, sebagai hasil dari proses sindikasi yang sangat sukses.

Fasilitas pinjaman ini mendapat lebih dari USD2 miliar komitmen, sehingga PLN berhasil mengeksekusi opsi green-shoe (tambahan atau upsize dari komitmen awal) sehingga meningkatkan jumlah fasilitas menjadi USD1,62 miliar.

Proses sindikasi untuk transaksi ini diluncurkan pada tanggal 3 Juli 2018, ditandai dengan roadshow ke beberapa bank di Singapura dan Tokyo. Pada 8 Juni 2018, PLN menunjuk beberapa bank internasional yang terdiri dari Australia And New Zealand Banking Group Limited (ANZ), Bank of China (Hong Kong) Limited (BOC), Citigroup Global Markets Singapore Pte. Ltd, Mizuho Bank, Ltd., Oversea-Chinese Banking Corporation Limited (OCBC), Sumitomo Mitsui Banking Corporation Singapore Branch (SMBC)/PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia (SMBCI) , dan United Overseas Bank Limited (UOB) sebagai Mandated Lead Arranger & Bookrunners (MLABs).

Dana dari fasilitas kredit sindikasi ini, jelas Sarwono, akan digunakan untuk mendanai investasi PLN dan untuk tujuan korporasi secara umum dalam kaitannya dengan mensukseskan proyek 35.000 MW.

Sebagai perusahaan besar di Indonesia, PLN telah memiliki peringkat utang (credit rating) internasional yaitu Baa2 (Moody's), BBB (Fitch Ratings), dan BBB- (Standard & Poor's) dimana peringkat tersebut sama dengan peringkat utang pemerintah Indonesia.

"Peringkat PLN yang sudah layak investasi (investment grade) tersebut memberikan bukti bahwa PLN semakin dipercaya oleh pasar keuangan dalam mengelola kewajiban-kewajibannya," tandas Sarwono.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kompor Induksi Buat...
Kompor Induksi Buat Hidup Jadi Lebih Praktis, Nyaman dan Hemat
Berkomitmen pada Isu...
Berkomitmen pada Isu Lingkungan, 3 PLTU Milik PLN Raih Penghargaan Internasional
BJB Syariah Pimpin Sindikasi...
BJB Syariah Pimpin Sindikasi Rp3 Triliun untuk Grup Usaha Sinarmas Paper
Kredit Sindikasi Pengadaan...
Kredit Sindikasi Pengadaan Trainset KRL Rp2,14 triliun
Top! Bank Mandiri Puncaki...
Top! Bank Mandiri Puncaki Pasar Kredit Sindikasi Indonesia
Pelopori Penyaluran...
Pelopori Penyaluran KUR dengan Sistem Digital, Bank KB Bukopin Gandeng PT INTI Persero
Berita Terkini
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
20 menit yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
1 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
10 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
10 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
10 jam yang lalu
Infografis
Amnesty Internasional...
Amnesty Internasional Tegaskan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved