Konsumsi Rumah Tangga Masih Tumbuh Lambat di Kuartal III/2018

Senin, 05 November 2018 - 13:30 WIB
Konsumsi Rumah Tangga...
Konsumsi Rumah Tangga Masih Tumbuh Lambat di Kuartal III/2018
A A A
JAKARTA - Konsumsi rumah tangga pada kuartal III tahun 2018 tercatat tumbuh 5,01% berdasarkan data resmi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS). Realisasi tersebut dianggap masih cukup bagus, meskipun jika dibanding kuartal sebelumnya lebih lambat.

Kepala BPS Suhariyanto mengungkapkan, pada kuartal III/2018 konsumsi rumah tangga berada di posisi 5,14%. Hal ini karena pada periode tersebut ada momen Ramadhan dan Lebaran.

"Konsumsi rumah tangga pada triwulan III/2018 tumbuh 5,01%. Jadi tumbuhnya masih bagus, daya beli masih terjaga. Memang lebih lambat dibanding triwulan II 5,14% karena ada Ramadhan dan Lebaran. Tapi konsumsi 5,01% in lebih tinggi dibanding triwulan III/2017," katanya di Gedung BPS, Jakarta, Senin (5/11/2018).

Menurutnya, yang menyebabkan konsumsi rumah tangga dianggap kuat adalah karena penjualan eceran tumbuh 4,21% atau lompat dibanding periode sama tahun sebelumnya yang sebesar 0,13%. "Kalau kita lihat peningkatan terjadi di penjualan eceran makanan, minuman, tembakau, barang budaya, dan rekreasi," imbuh dia.

Selain itu, impor barang konsumsi serta penjualan wholesale mobil penumpang juga masih cukup bagus. Hal ini menandakan daya beli rumah tangga masih bagus. Pria yang akrab disapa Kecuk ini melanjutkan, total nilai transaksi kartu debit, kartu kredit dan uang elektronik tumbuh 11,94%.

Posisi ini menguat dibanding periode sama tahun sebelumnya yang sebesar 11,05%. Menurutnya, persentase pengeluaran untuk konsumsi juga meningkat menjadi 64,73%. "Upah buruh dan bangunan masih tumbuh 0,97% dan buruh tani 2,5%. Sedangkan bagian pendapatan yang digunakan untuk konsumsi meningkat," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Relaksasi PPnBM Pendorong...
Relaksasi PPnBM Pendorong Pertumbuhan?
Kalahkan Jepang dan...
Kalahkan Jepang dan Korsel, Pertumbuhan Ekonomi RI Naik 7,07%
BPS Catat Inflasi November...
BPS Catat Inflasi November Sebesar 0,38 persen
Kepala BPS RI Siapkan...
Kepala BPS RI Siapkan Sensus Pertanian dan Canangkan Desa Cantik di Pangkep
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
6 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
6 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
7 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved