PTDI Lirik Ekspor ke Afrika Saat Potensi Replacement Capai Ratusan

Rabu, 07 November 2018 - 13:17 WIB
PTDI Lirik Ekspor ke...
PTDI Lirik Ekspor ke Afrika Saat Potensi Replacement Capai Ratusan
A A A
BANDUNG - PT Dirgantara Indonesia (PTDI) melirik ekspor pesawat ke Afrika seiring tingginya potensi replacement di kawasan itu. Diperkirakan, kebutuhan pesawat di Afrika mencapai ratusan armada.

Direktur Utama PTDI Elfien Goentoro mengatakan, pangsa pasar pesawat CN235 buatan PTDI bersama Cassa, masih sangat menjanjikan, khususnya di Afrika. Dalam 10 tahun ke depan terdapat potensi replacement (mengganti populasi pesawat yang berumur di atas 30 tahun) yang cukup banyak.

“Untuk pesawat sekelas CN235 di negara-negara Afrika potensinya 95 unit, sedangkan untuk pesawat NC212i sebanyak 29 unit, dan pesawat N219 sebanyak 111 unit,” kata Elfien dalam keterangan resmi Indo Defence 2018 Expo dan Forum, Rabu (7/11/2018).

Menurut dia, target ekspor pesawat CN235 di Afrika selain Senegal dan Pantai Gading, ada juga Sudan, Kenya, Nigeria, Mozambique, dan Madagascar. Tetapi selain kelima negara tersebut, beberapa negara lain di Afrika yang dijadikan target adalah Sierra Leone, Mali, dan The Gambia.

Diketahui hingga saat ini, PTDI telah mampu mengekspor pesawat CN235 ke beberapa negara. Di antaranya Thailand, Malaysia, Uni Emirat Arab, Senegal, Burkina Faso, Brunei Darussalam, Pakistan dan Korea Selatan. Selain ke benua Afrika, PTDI juga memiliki target pasar di wilayah Asia Pasifik, Oceania, dan Timur Tengah.

Selain CN235, PTDI juga terus memperbesar penetrasi pasar pesawat NC212i. Pesawat NC212i yang merupakan pesawat multiguna generasi terbaru dari NC212 dengan daya angkut 28 penumpang. Pesawat ini memiliki ramp door, kabin yang luas dikelasnya, sistem navigasi dan komunikasi yang lebih modern.

“Biaya operasi pesawat ini juga lebih rendah, namun tetap kompetitif di pasar pesawat kecil. Pesawat NC212i dapat juga digunakan sebagai pembuat hujan, patroli maritim dan penjaga pantai,” beber dia.

Pada 2018, PTDI telah berhasil melakukan serah terima 2 unit NC212i untuk Philippine Air Force dan 3 unit pesawat NC212i Military Transport untuk Vietnam Air Force.

PTDI juga memiliki Kontrak Berjalan Ekspor periode tahun 2018-2020 sebanyak 2 unit pesawat NC212i Paratroop version untuk Ministry of Agriculture, Thailand, 1 unit CN235-220 Troop & Paratroop version. Pesawat ini untuk Nepalese Army dan 1 unit CN235-220 Maritime Patrol Aircraft untuk Senegal Air Force.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PT Dirgantara Indonesia...
PT Dirgantara Indonesia Terima Pesanan 21 Unit Pesawat N219
Mengenal Nurtanio Pringgoadisuryo,...
Mengenal Nurtanio Pringgoadisuryo, Teknisi AURI Perintis Industri Pesawat Terbang Indonesia
Jual 11 Unit Pesawat...
Jual 11 Unit Pesawat N219, PTDI Kantongi Rp1,2 Triliun
Pesawat N219 Bakal Diproduksi...
Pesawat N219 Bakal Diproduksi Massal hingga Dibuat Versi Amfibi
Pesawat Buatan Indonesia...
Pesawat Buatan Indonesia N219 Dibeli Perusahaan Logistik
PT Dirgantara Indonesia...
PT Dirgantara Indonesia Bakal produksi Massal Pesawat N219
Berita Terkini
Keamanan Jadi Faktor...
Keamanan Jadi Faktor Utama Nasabah Memilih Bank Digital
58 menit yang lalu
Ada Nilai Ekonomi Ratusan...
Ada Nilai Ekonomi Ratusan Triliun, Industri Tembakau Dipandang Diperlakukan Paling Tidak Adil
1 jam yang lalu
Kepala BPS Ungkap Progres...
Kepala BPS Ungkap Progres Sensus Ekonomi 2026 DKI Jakarta: Capai 45,17%
1 jam yang lalu
IHSG Cetak Rebound,...
IHSG Cetak Rebound, Kembali Lagi ke Level 6.000 usai Pengumuman S&P Global Ratings
2 jam yang lalu
S&P Rilis Peringkat...
S&P Rilis Peringkat Kredit Terbaru Indonesia: Outlook Stabil di BBB/A-2
2 jam yang lalu
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
3 jam yang lalu
Infografis
Rusia: Serangan Natal...
Rusia: Serangan Natal ke Ukraina Sukses Capai Tujuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved