Produksi Minyak Lapangan Sukowati 2019 Ditargetkan 12.000 Bph

Kamis, 08 November 2018 - 07:01 WIB
Produksi Minyak Lapangan...
Produksi Minyak Lapangan Sukowati 2019 Ditargetkan 12.000 Bph
A A A
JAKARTA - PT Pertamina EP, anak usaha PT Pertamina (Persero) mengajukan usulan produksi minyak Lapangan Sukowati untuk 2019 rata-rata sebesar 12.000 barel per hari (bph). Pada awal 2019, produksi lapangan Sukowati diperkirakan dimulai di level 9.000-an bph.

"Harapannya pada 2019 starting di angka 9.000-an, ramp up di Februari. Sebentar lagi dengan SKK Migas akan mengajukan usulan-usulan sehingga bisa mencapai 12.000 bph," kata Presiden Direktur PT Pertamina EP Nanang Abdul Manaf dalam diskusi bertajuk "Making Money From Mature Fields: The Spirit of Indonesia’s Oil and Gas Producers" yang digelar Dunia Energi di Jakarta, Rabu (7/11/2018).

Menurut Nanang, kesulitan yang dihadapi di Sukowati adalah membuat cement bonding yang bagus dan berumur panjang. Rencana pengembangan dari sisi fasilitas permukaan untuk bisa menjaga produksi Lapangan Sukowati dilakukan dengan upgrading, pembangunan flow line dari sumur injeksi, power supply, serta perbaikan kantor.

"Ini rencana kerja untuk maintenance produksi Lapangan Sukowati. Kita pernah mencapai puncak di atas 40.000-an barel pada 2012-2013, lalu terjun bebas di 2014. Sekarang kita mulai ramp up, harapannya peningkatan sampai dengan tahun depan," ungkap Nanang.

Menurut Nanang, rata-rata produksi minyak Lapangan Sukowati sesudah terminasi 20 Mei 2018 mencapai 9.493 bph, dari sebelum diambil alih sebesar 6.874 bph. Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan hingga 2.500 bph hanya dalam kurun waktu kurang dari satu tahun.

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) Amien Sunaryadi mengatakan, tim SKK telah melaporkan bahwa ada potensi menaikkan produksi minyak dengan caranya sederhana. "Mereka cerita soal cement bonding seperti yang dilakukan di Lapangan Sukowati. Logis, practical. Yang penting produksi naik," kata Amien.

Amien juga mendorong agar sumber daya manusia (SDM) diperhatikan. Pertamina diyakininya memiliki manajemen SDM yang cukup baik. "People management harus dipegang betul. Dengan demikian discovery bisa naik, kalau Sukowati bisa 50% masa yang lain tidak bisa? Lapangan ada, orangnya ada, teknologi ada, challenge-nya how to make it happen," kata Amien.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Konversi Power Supply,...
Konversi Power Supply, Sukowati Field Ngirit Rp541,056 Juta per Bulan
Penerapan CCUS Tingkatkan...
Penerapan CCUS Tingkatkan Produksi Minyak dan Tekan Emisi Karbon
PEP Sukowati Lakukan...
PEP Sukowati Lakukan Inovasi Sosial Dukung Pertanian Berkelanjutan
Implementasi CCUS, Pertamina...
Implementasi CCUS, Pertamina Lakukan Injeksi Perdana CO2 di Lapangan Sukowati
Pertamina EP Mulai Pengembangan...
Pertamina EP Mulai Pengembangan Lapangan Bambu Merah
Pertamina Jaga Produksi...
Pertamina Jaga Produksi Migas dari Lapangan Tarakan
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
34 menit yang lalu
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
1 jam yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
1 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
1 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
2 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Anjlok,...
Penjualan Mobil Anjlok, Volkswagen akan Produksi Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved