Harga Minyak Dunia Sentuh Kejatuhan Terbesar Satu Hari Sejak 1984

Sabtu, 10 November 2018 - 12:01 WIB
Harga Minyak Dunia Sentuh...
Harga Minyak Dunia Sentuh Kejatuhan Terbesar Satu Hari Sejak 1984
A A A
NEW YORK - Harga minyak mentah dunia turun hampir 1% pada penurupan perdagangan Jumat (9/11) kemarin waktu setempat, lantaran kelebihan pasokan global. Ditambah investor mengkhawatirkan perlambatan permintaan bakal menekan harga minyak AS ke penurunan harian terdalam sejak 1984.

Benchmark minyak berjangka telah anjlok sekitar 20% sejak mencapai puncaknya pada awal Oktober. "Sentimen pasar telah bergeser dari bullish dimana harga minyak diramalkan menuju USD100 per barel pada beberapa minggu yang lalu. Menuju sentimen investor terlemah sejak harga terendah di 2016," ujar Michael Tran, commodity strategist di RBC Capital Markets.

Dilansir Reuters, harga minyak mentah Brent berjangka turun 47 sen atau 0,7% menjadi USD70,18 per barel. Sepanjang sesi Brent turun di bawah USD70 per barel untuk pertama kalinya sejak April. Lalu. Sebanyak 20% dari empat tahun tertinggi yang dicapai pada bulan Oktober.

Brent merosot sekitar 3,6% untuk minggu ini dan lebih dari 15% pada kuartal III. Sedangkan harga minyak mentah berjangka AS jatuh selama 10 hari berturut-turut, untuk menjadi pelemahan beruntun terpanjang sejak Juli 1984, menurut data Refinitiv.

Minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate turun 48 sen yang setara dengan 0,8% untuk menetap di posisi USD 60,19 per barel. Hal ini menjadi sesi terendah dalam delapan bulan di USD59,26 atau turun lebih dari 22% dibandingkan puncaknya di awa; Oktober.

Penurunan itu menempatkan minyak mentah AS di wilayah tren menurun (bearish) bila menggunakan definisi pasar saham. Kekhawatiran permintaan mengikuti perkiraan bahwa pertumbuhan ekonomi bakal lebih lambat di 2019, ketika sebagian besar akibat perang perdagangan AS-China.

Pada hari Jumat, data Cina menunjukkan inflasi produsen turun pada Oktober untuk bulan keempat berturut-turut pada permintaan domestik dan aktivitas manufaktur. Laporan itu mengirim saham global menjadi kacau.

Harga minyak dunia sempat mencapai puncaknya pada awal Oktober, saat sanksi AS terhadap Iran mulai berlaku minggu ini dan diyakini akan menguras persediaan minyak mentah global dan membawa kekurangan di beberapa wilayah.

Tetapi produsen besar lainnya memiliki lebih dari kompensasi untuk menganjal kehilangan barel dari Iran. Amerika Serikat, Rusia, dan Arab Saudi memompa atau mendekati rekor tertinggi, memproduksi lebih dari 33 juta barel per hari (bpd), sepertiga dari minyak dunia.

Perusahaan energi AS menambahkan rig minyak untuk minggu keempat dalam lima tahun terakhir, sehingga jumlah total menjadi 886, tertinggi sejak Maret 2015, seperti ditunjukkan data pada hari Jumat. Hal ini agar sanksi AS terhadap Iran tidak mengurangi pasokan sebanyak yang diprediksi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
2 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
2 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
3 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
3 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
4 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Ukuran...
10 Negara dengan Ukuran Kaki Terbesar di Dunia, Jerman Juaranya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved