Di Hadapan Ilmuwan, Sri Mulyani Curhat Jungkir Balik Kelola Ekonomi

Selasa, 13 November 2018 - 13:22 WIB
Di Hadapan Ilmuwan,...
Di Hadapan Ilmuwan, Sri Mulyani Curhat Jungkir Balik Kelola Ekonomi
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada Selasa (13/11/2018), hadir menjadi pembicara dalam acara The Habibie Awards. Dalam sambutannya, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini bercerita bagaimana dirinya jungkir balik mengelola perekonomian di Tanah Air.

Dia mengatakan, pemerintah terus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebab, ini menjadi satu-satunya cara untuk menciptakan Indonesia yang semakin maju dan berdaya saing.

"Kita harus menjaga agar perekonomian Indonesia terus menjaga momentum perekonomiannya. Karena ini penjamin untuk mampu meningkatkan dari sisi resources dalam memajukan SDM Indonesia," katanya di Hotel Le Méridien, Jakarta, Selasa (13/11/2018).

Saat ini, kata Sri Mulyani, perekonomian global tengah menghadapi tantangan yang tidak mudah. Terutama karena perubahan kebijakan di Amerika Serikat (AS) dan kebijakan dalam perdagangan internasional.

"Situasi ini membuat dan menciptakan dampak ke seluruh dunia, dalam bentuk penguatan dolar, kenaikan suku bunga AS, dan perubahan harga komoditas yang berpengaruh ke Indonesia," imbuh dia.

Menghadapi situasi ini, wanita yang akrab disapa Ani ini menyatakan bahwa Indonesia akan terus menjaga kewaspadaan dalam menghadapi lingkungan global yang dinamis. Hingga kuartal III-2018, Indonesia mampu menjaga pertumbuhan ekonomi di atas 5% dengan inflasi terjaga di sekitar 3,5%.

"Momentum pertumbuhan ekonomi yang meningkat diharapkan terus meningkatkan kesempatan kerja, angka pengangguran menurun mencapai 5,13%. Dengan momentum pertumbuhan ekonomi yang meningkat, kita harap kemiskinan dan kesenjangan menurun. Saat ini mencapai 9,28%. Ini pertama kali kemiskinan Indonesia di bawah 10% sesudah kita mengalami kemerdekaan," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menkeu Revisi Proyeksi...
Menkeu Revisi Proyeksi Ekonomi Indonesia 2020 Tumbuh Negatif 2,2-1,7 Persen
Chatib Basri Apresiasi...
Chatib Basri Apresiasi Kejelasan Tim Prabowo dan Sri Mulyani Soal Komitmen Defisit Fiskal di Bawah 3%
Ekonomi RI Lebih Baik...
Ekonomi RI Lebih Baik dari G20, Sri Mulyani: Jangan Merasa Krisis Sudah Lewat
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2020 Dipangkas, Menkeu: Lebih Baik dari Malaysia
Hitung-hitungan Sri...
Hitung-hitungan Sri Mulyani: Ekonomi RI 2020 Minus 1,7%
Sri Mulyani Ungkap 6...
Sri Mulyani Ungkap 6 Alasan Pembentukan Holding Ultra Mikro
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
1 jam yang lalu
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
2 jam yang lalu
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
2 jam yang lalu
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
3 jam yang lalu
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
3 jam yang lalu
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
4 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved