IHSG Lanjutkan Penguatan Saat Bursa Asia Tertekan

Rabu, 14 November 2018 - 10:26 WIB
IHSG Lanjutkan Penguatan...
IHSG Lanjutkan Penguatan Saat Bursa Asia Tertekan
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu (14/11/2018) dengan naik 49,65 poin atau 0,85% menjadi 5.884,85 pada pukul 10.14 WIB.

Sebelumnya, awal pembukaan, IHSG menguat 22,52 poin atau 0,39% ke level 5.857,72. Selasa kemarin, indeks ditutup bertambah 58,15 poin alias 1,01% menjadi 5.835,20.

Kekuatan indeks ditopang oleh mayoritas indeks sektoral yang menguat, dengan dukungan besar dari aneka industri +1,89%, industri dasar +1,62% dan tambang +0,95%.

Peningkatan IHSG pagi ini didorong antara lain oleh kenaikan harga saham H.M. Sampoerna Tbk (HMSP), Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), Bank Mandiri Tbk (BMRI), Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dan Astra International Tbk (ASII).

Dari 459 saham, 195 naik, 125 tetap dan 139 tertekan. Nilai transaksi saham sebesar Rp2,67 triliun dari 3,47 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing Rp308,80 miliar, dengan aksi beli asing Rp799,08 miliar dan aksi jual asing Rp490,27 miliar.

Berbeda dengan IHSG, bursa Asia tertekan pada Rabu pagi ini karena pemulihan harga minyak semalam. Melansir dari CNBC, Rabu (14/11), indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,5%. Shanghai jatuh 0,4% dan Shenzhen lebih rendah 0,2%, karena investor masih mencermati ketegangan perdagangan AS-China.

Di Australia, ASX 200 tergelincir lebih dari 1% karena sektor saham energi menurun lebih dari 3% dan saham keuangan lebih rendah 1,24%. Kospi Korea Selatan juga lebih rendah 0,5%. Saham Jepang diperdagangkan mendekati flat, dengan Nikkei 225 berada di level 21.784,17 dan indeks Topix sedikit lebih tinggi di level 1.638,56.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Temuan Vaksin Covid-19...
Temuan Vaksin Covid-19 Jadi Sentimen Positif, IHSG Berpotensi Reli
IHSG Diprediksi Melemah...
IHSG Diprediksi Melemah dalam Jangka Pendek
Pagi Menghijau, IHSG...
Pagi Menghijau, IHSG Sore Ditutup Anjlok 1,05 Persen ke 5.105
Bisa Tembus Level 6.000...
Bisa Tembus Level 6.000 di Akhir Tahun, IHSG Menuju Fase Skenario Terbaik
Koleksi 5 Saham Ini...
Koleksi 5 Saham Ini Saat IHSG Masih Akan Meroket
Ekspor November Tertinggi...
Ekspor November Tertinggi Sejak 2018, Data BPS: Tembus USD15,28 Miliar
Berita Terkini
Hadapi Ancaman El Nino...
Hadapi Ancaman El Nino 2026, Pekebun Sawit Wajo Dilatih Strategi Adaptasi Cuaca Ekstrem
24 menit yang lalu
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp8.030 Triliun di Akhir Mei 2026
41 menit yang lalu
Purbaya soal Dugaan...
Purbaya soal Dugaan Markup Pikap Kopdes Merah Putih: Lolos Audit Baru Saya Bayar
1 jam yang lalu
Bittime Kantongi Izin...
Bittime Kantongi Izin Perdagangan Futures Pertama di Era Pengawasan Kripto OJK
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp20.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya Hari Ini
1 jam yang lalu
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
2 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved