Sri Mulyani Nilai Kebijakan DNI Tidak Salah

Rabu, 21 November 2018 - 21:39 WIB
Sri Mulyani Nilai Kebijakan...
Sri Mulyani Nilai Kebijakan DNI Tidak Salah
A A A
JAKARTA - Akhir pekan lalu, Kementerian Koordinator (Kemenko) bidang Perekonomian mengumumkan Paket Kebijakan Ekonomi ke-16. Salah satu isinya relaksasi Daftar Negatif Investasi (DNI) menuai kontroversi. Pemerintah pun diminta untuk menunda kebijakan relaksasi DNI.

Terkait relaksasi DNI, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyebutkan banyak tafsir, sehingga banyak pihak yang bingung dan salah menafsirkan maksud pemerintah soal relaksasi DNI. Akibatnya, respon yang muncul lebih banyak negatif dan misinterpretasi.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan, bahwa kebijakan ini dibuat berdasarkan koordinasi dengan pihak lainnya. "Pak Menko (Darmin Nasution) sudah berkomunikasi dengan dunia usaha, sehingga ada suatu pemahaman yang sama. Alasan dan tujuannya sudah dijelaskan secara lengkap kepada dunia usaha, sehingga tidak salah," ujar Sri Mulyani di Kemenkeu, Jakarta, Rabu (21/11/2018).

Dan dengan beleid ini, kata dia, pemerintah berupaya mendorong masuknya modal asing yang lebih besar. Salah satu isi paket kebijakan ekonomi berupa penguatan atas pengendalian devisa dengan pemberian insentif perpajakan.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menkeu Revisi Proyeksi...
Menkeu Revisi Proyeksi Ekonomi Indonesia 2020 Tumbuh Negatif 2,2-1,7 Persen
BLT, KUR, Bebas Pajak...
BLT, KUR, Bebas Pajak dan Insentif Properti Jadi Jurus Pemerintah Usai Ekonomi Melambat
Pemerintah Batal Kasih...
Pemerintah Batal Kasih Diskon Tarif Listrik, Ternyata Ini Sebabnya
Serba Tak Pasti, Sri...
Serba Tak Pasti, Sri Mulyani Kesulitan Bikin Kebijakan Ekonomi
Sri Mulyani: Kebijakan...
Sri Mulyani: Kebijakan yang Dipilih Tak Selalu yang Terbaik
Sri Mulyani Proyeksi...
Sri Mulyani Proyeksi Ekonomi RI Tumbuh 5 Persen, Analis: Ketidakpastian Menghantui
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
7 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
7 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
8 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
9 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved