Kemnaker Dorong Serikat Pekerja Terus Perkuat Forum Dialog

Kamis, 22 November 2018 - 09:58 WIB
Kemnaker Dorong Serikat...
Kemnaker Dorong Serikat Pekerja Terus Perkuat Forum Dialog
A A A
BEKASI - Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri mendorong serikat pekerja untuk terus memperkuat forum dialog menuju terciptanya kualitas hubungan industrial yang lebih baik.

Sebagai organisasi pekerja yang bersifat bebas, terbuka, mandiri, demokratis, dan bertanggungjawab, serikat pekerja merupakan mitra strategis pemerintah di dalam mengatasi persoalan ketenagakerjaan termasuk iklim investasi dan iklim usaha.

“Perspektif kerja sama dengan organisasi pengusaha juga perlu terus dikembangkan forum dialog ke arah terciptanya kualitas hubungan industrial yang lebih baik. Upaya melibatkan pemangku kepentingan secara luas adalah semangat kemitraan yang sangat diperlukan untuk menghadapi ekonomi global," kata Menaker dalam sambutan yang dibacakan oleh Direktur Kelembagaan Kerjasama Hubungan Industral Kemnaker (KKHI) Aswansyah, saat membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SP KEP SPSI) 2018 di Bekasi, Rabu (21/11/2018).

Hadir Kadisnaker Provinsi Jabar Sofwan Arif, Kadisnaker Kabupaten Bekasi Edi Rochyadi, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AndI Gani Nena Wea, Ketum DPN Apindo Haryadi B. Sukamdani, Ketum FSP KEP SPSI Abdullah dan 170 peserta dari 10 provinsi dan 30 kabupaten kota SP KEP SPSI.
Kemnaker Dorong Serikat Pekerja Terus Perkuat Forum Dialog

Aswansyah menjelaskan sektor kimia, energi, dan pertambangan sangat penting menjadi perhatian bersama sebab sektor ini memberikan kontribusi tidak kecil bagi perkembangan ekonomi satu komponen pelaku untuk mencapai tujuan pembangunan nasional.

Menurut Asywansyah FSP KEP SPSI adalah sebuah wadah di mana pengurus dan anggotanya memiliki tanggung jawab untuk melindungi dan membela anggota dari pelanggaran hak-hak normatif dan memperjuangkan kepentingannya serta memperjuangkan peningkatan kesejahteraan anggota dan keluarganya.

“Proses ini tak mudah bahkan banyak masalah yang dihadapi mengingat saat ini kita berada dalam era globalisasi dimana SDM dapat berkompetisi menjadi syarat mutlak untuk dapat bersaing di semua level tingkatan baik nasional maupun internasional,“ katanya.

Aswansyah menambahkan perubahan organisasi menjadi kunci sukses organisasi masa depan. Perkembangan global secara lansung dan tak lansung memiliki pengaruh terhadap organisasi dan manusia di dalamnya. Pada dasarnya perubahan itu tak mungkin dihindari tapi bagaimana memanfaatkan perubahan bagi kepentingan organisasi dan anggota di dalamnya.

"Jika tak dapaat beradaptasi dengan perubahan yang lingkungan terjadi, maka organisasi akan menjadi status quo, “ katanya.
(akn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kesenjangan Pekerja...
Kesenjangan Pekerja Disabilitas, PR Besar Bagi Pemerintah
Balai Latihan Kerja...
Balai Latihan Kerja Surakarta Bantu Penanganan COVID-19
Kemnaker Berdayakan...
Kemnaker Berdayakan Korban PHK melalui Program Padat Karya
Hindari Resiko Penumpukan...
Hindari Resiko Penumpukan Orang, Kemnaker Minta Perusahaan Susun Rencana Kerja
Siddhakarya Bukti Perhatian...
Siddhakarya Bukti Perhatian Pemerintah kepada Produktivitas Perusahaan
Menaker Ida Fauziyah...
Menaker Ida Fauziyah Sambut Kepulangan Sembilan ABK
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
1 jam yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
1 jam yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
1 jam yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
1 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
2 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved