Soal Kecelakaan Lion Air JT610, Menhub Akan Investigasi Lanjutan

Jum'at, 23 November 2018 - 12:30 WIB
Soal Kecelakaan Lion...
Soal Kecelakaan Lion Air JT610, Menhub Akan Investigasi Lanjutan
A A A
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi bakal terus meningkatkan investigasi kecelakaan pesawat Lion Air JT610. Ia menyampaikan bahwa Pemerintah memiliki kewajiban melakukan investigasi dan penyelidikan lanjutan mengenai penyebab kejadian kecelakaan jika terjadi kecelakaan pesawat udara sipil.

‘’Sesuai dengan UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan pasal 357, dalam hal terjadi kecelakaan dan kejadian serius pesawat udara sipil, maka Pemerintah wajib melakukan investigasi dan penyelidikan lanjutan mengenai penyebab kejadian dan kecelakaan yang dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), yang dibentuk dan bertanggung jawab kepada Presiden,” ujar Menhub Budi Karya lewat keterangan resmi di Jakarta, Jumat (23/11/2108).

Lebih lanjut Ia menjelaskan, secepat-cepatnya KNKT menyampaikan hasil penyelidikan dalam bentuk laporan akhir. Jika dalam waktu 12 (dua belas) bulan belum dapat diselesaikan, lanjut Menhub, setiap tahun KNKT diwajibkan menyampaikan laporan perkembangan (intermediate report) hasil investigasi. “Selanjutnya, KNKT dapat menyampaikan laporan akhir kepada Presiden melalui Menteri, sesuai dengan ketentuan internasional ICAO Annex 13,” katanya.

Sebagai informasi pada 1 November 2018, Flight Data Recorder (FDR) telah berhasil ditemukan. Kemudian pada tanggal 4 November, data FDR telah berhasil diunduh oleh KNKT. Dari FDR, berhasil diperoleh sebanyak 1.790 parameter, selama 69 jam, terdiri dari 19 penerbangan termasuk yang mengalami kecelakaan. “Saat ini KNKT terus melakukan pencarian Cockpit Voice Recorder (CVR),” jelas Menhub Budi Karya

Menhub mengungkapkan, Kementerian Perhubungan telah melakukan tindakan cepat sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) yang ada dalam upaya penanganan kecelakaan.

"Setelah mendapatkan informasi titik jatuhnya pesawat kami langsung melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait yaitu Basarnas, KNKT, TNI, Polri, Lion Air serta Instansi lain baik dalam maupun luar negeri untuk melakukan upaya pencarian korban serta black box pesawat. Kami membentuk posko-posko dan menginstruksikan dua maskapai yaitu Garuda Indonesia dan Lion Air untuk melakukan Pemeriksaan khusus kelaikudaraan pesawat Boeing 737-MAX 8," paparnya.

Atas penanganan dan kerjasama yang baik, Menhub menyampaikan apresiasi kepada kepada seluruh pihak yang telah bekerjasama dan bahu-membahu dalam melakukan penanganan dan evakuasi korban, sehingga ada kemajuan yang dicapai, baik itu upaya pencarian dan investigasi korban, pencarian black box, penanganan keluarga korban, penyebaran informasi yang kredibel, serta proses penyidikan terjadinya kecelakaan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pesawat Lion Air Nomor...
Pesawat Lion Air Nomor JT-173 Tergelincir, Ini Penjelasan Kemenhub
Kinerja BBKFP Tembus...
Kinerja BBKFP Tembus Target, 2020 Perluas Pasar dan Launching Wisata Terbang
Kapasitas Penumpang...
Kapasitas Penumpang Pesawat Akan Diizinkan 100% Secara Berkala
Registrasi Penggunaan...
Registrasi Penggunaan Drone Makin Mudah, Kini Bisa Online
Penumpang Domestik Anjlok...
Penumpang Domestik Anjlok 90%, Kembalikan Kepercayaan Terbang Lagi Jadi Concern
Orang-orang Jadi Takut...
Orang-orang Jadi Takut Terbang Lagi Seiring Kasus Covid-19 Meningkat
Berita Terkini
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
31 menit yang lalu
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
58 menit yang lalu
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
1 jam yang lalu
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
1 jam yang lalu
Perluas Akses Asuransi,...
Perluas Akses Asuransi, IFG Life Gandeng Bank Papua Lindungi Debitur KPR
2 jam yang lalu
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
2 jam yang lalu
Infografis
Prabowo akan Luncurkan...
Prabowo akan Luncurkan BLT untuk Guru Honorer pada 2 Mei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved