Rupiah Siang Melesat Jadi Rp14.335/USD, IHSG Melompat 1,47%

Kamis, 29 November 2018 - 12:51 WIB
Rupiah Siang Melesat...
Rupiah Siang Melesat Jadi Rp14.335/USD, IHSG Melompat 1,47%
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga sesi I perdagangan hari ini, Kamis (29/11/2018) kembali melesat hingga sempat menyentuh level Rp14.335/USD setelah kemarin sempat merosot cukup dalam. Perbaikan mata uang Garuda mengiringi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang juga melompat tinggi hingga 1,47%.

Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan sesi I meroket ke posisi Rp14.335/USD atau jauh menguat dari posisi penutupan sebelumnya Rp14.527/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp14.330 hingga Rp14.460/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini kembali perkasa dengan bertengger di level Rp14.344/USD atau lebih baik dibandingkan penutupan tengah pekan kemarin pada posisi Rp14.529/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp14.339-Rp14.465/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas juga menunjukkan, rupiah membaik pada perdagangan siang ini berada di level Rp14.338/USD atau lebih tinggi dibanding penutupan sebelumnya di posisi Rp14.529/USD.

Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah terlihat balik melawan menuju level Rp14.408/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah melesat membaik dari posisi sebelumnya Rp14.535/USD.

Di sisi lain IHSG pada perdagangan siang ini terus meroket usai mendapatkan dorongan 87,94 poin setara dengan 1,47% hingga kembali tembus level 6.079,18 ketika tadi pagi meningkat 80,780 poin atau 1,35% menjadi 6.0072,04 dibandingkan perdagangan Rabu (28/11) kemarin yang menyusut pada posisi 5.991,26.

Sektor saham dalam negeri secara keseluruhan berada dalam zona hijau tanpa terkecuali. Sektor dengan kenaikan tertinggi dicetak properti yang melesat hingga 2,41% diikuti penguatan sektor consumer dan industri dasar yang masing-masing bertambah 2,19% serta 2,09%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,22 triliun dengan 5,64 miliar saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing Rp549,80 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,49 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,04 triliun. Tercatat 259 saham naik, 121 saham turun dan 131 saham mendatar.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Propertindo Mulia Investama Tbk. (MPRO), PT Waran Seri I Pool Advista Finance Tbk. (POLA-W) dan PT Arkadia Digital Media Tbk. (DIGI). Selanjutnya saham-saham dengan pelemahan yakni PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL), PT Indonesian Paradise Property Tbk. (INPP) serta PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Temuan Vaksin Covid-19...
Temuan Vaksin Covid-19 Jadi Sentimen Positif, IHSG Berpotensi Reli
IHSG Diprediksi Melemah...
IHSG Diprediksi Melemah dalam Jangka Pendek
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat Terhadap Dolar AS
Rupiah Melemah Tipis...
Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.130 per Dolar AS pada Selasa Pagi
Pagi Menghijau, IHSG...
Pagi Menghijau, IHSG Sore Ditutup Anjlok 1,05 Persen ke 5.105
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Berita Terkini
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
24 menit yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
40 menit yang lalu
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
1 jam yang lalu
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
1 jam yang lalu
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
2 jam yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
2 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved