Bank Mantap Disuntik Dana Rp500 Miliar

Sabtu, 01 Desember 2018 - 13:18 WIB
Bank Mantap Disuntik...
Bank Mantap Disuntik Dana Rp500 Miliar
A A A
BADUNG - PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) mendapat suntikan dana Rp500 miliar dari induknya. Dana segar itu akan dipakai untuk mendukung rencana ekspansi di tahun 2019.

Direktur Utama Bank Mantap, Josephus K Triprakoso, mengatakan penambahan investasi itu dikucurkan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar Rp225 miliar dan dan PT Taspen (Persero) senilai Rp242 miliar.

"Suntikan dana itu kita hitung berdasarkan kebutuhan ekspansi," katanya di sela Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jimbaran, Badung, Bali, Jumat (30/11).

Menurut Josephus, suntikan modal tersebut merupakan indikator bahwa perusahan induk percaya terhadap kinerja Bank Mantap yang tumbuh pesat.

Pada 2017, Bank Mantap membukukan kenaikan laba bersih 215,9% menjadi Rp160 miliar dari sebelumnya Rp50,67 miliar. Laba ditopang oleh pertumbuhan kredit yang mencapai Rp10,50 triliun, atau tumbuh 113,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp4,92 triliun. Laba juga ditopang pendapat operasional lainnya (Fee Based Income) yang meningkat 252,7% menjadi Rp156,5 miliar.

Suntikan dana, lanjut dia, diantaranya akan digunakan untuk membuka 136 jaringan kantor pada 2019. Hal itu untuk meningkatkan akses jaringan layanan perbankan dalam memperkuat layanan pensiun Aparatur Sipil Negara (ASN) dan TNI/Polri.

Selain itu, Bank Mantap akan meningkatkan kemampuan dalam menciptakan produk baru pada 2019. "Kami akan kembangkan program digitalisasi. Nanti kami lihat perubahannya di awal tahun," papar Jos.

Dalam penyertaan modal tersebut, juga terjadi perubahaan komposisi saham, dimana sebelumnya saham Bank Mandiri di Bank Mantap sebesar 59,44% terdilusi menjadi 51,05% oleh saham Taspen di Bank Mantap yang sebelumnya 40% meningkat menjadi 48,39%. Sedangkan sisa saham masih dipegang oleh minoritas.

Dengan perubahan komposisi pemegang saham tersebut, Bank Mandiri tetap menjadi pemegang saham mayoritas dan Taspen sebagai pemegang saham pengendali sesuai Undang-undang Perseroan Terbatas.

Jos berharap suntikan tersebut diharapkan dapat meningkatkan rasio kecukupan modal (CAR) pada Oktober 2018 ini diangka 19,83%. "Untuk 2019 kita targetkan pertumbuhan 40%," ujarnya.

Jos menambahkan, sampai dengan Oktober 2018, total aset yang dimiliki sebesar Rp18,56 triliun atau tumbuh sekitar 45,8%. Sedangkan posisi dana pihak ketiga mencapai Rp14,02 triliun atau tumbuh sampai dengan 60,5%.

Untuk penyaluran kredit berkisar Rp14,76 triliun atau meningkat sampai 53,5%. Khusus untuk penyaluran kredit pensiunan sebesar Rp13,20 triliun dengan persentase tumbuh 75,7%.

Sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar Rp290,6 miliar atau naik sampai dengan 132,1% dari periode tahun sebelumnya. "Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 220 jaringan yang tersebar di 28 provinsi," kata Jos.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menang Undian Wisata...
Menang Undian Wisata Rohani, 8 Pasangan Nasabah Bank Mandiri Taspen Berangkat Umrah
Bank Mantap Tawarkan...
Bank Mantap Tawarkan Produk Reksa Dana Mandiri Investasi
Hari Pelanggan Nasional,...
Hari Pelanggan Nasional, Direktur Bank Mandiri Taspen Turun Langsung Menyapa Nasabah
250 Nasabah Bank Mandiri...
250 Nasabah Bank Mandiri Taspen Ikuti Program Mantap Mendengar
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Ekonomi Masyarakat lewat Warung Mantap Sejahtera
DPK Bank Mandiri Taspen...
DPK Bank Mandiri Taspen Tumbuh 8,9% hingga Februari 2024
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
26 menit yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
1 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
1 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
2 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
2 jam yang lalu
Infografis
Konten Kreator Muslim...
Konten Kreator Muslim asal Israel Beli Paspor Rp2 Miliar demi Masuk Malaysia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved