Penggerak Ekonomi Digital, Menperin Bangun Optimisme Generasi Milenial

Selasa, 11 Desember 2018 - 15:59 WIB
Penggerak Ekonomi Digital,...
Penggerak Ekonomi Digital, Menperin Bangun Optimisme Generasi Milenial
A A A
JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto giat membangun semangat optimisme kepada generasi muda Indonesia, terutama agar mampu mengambil peluang di era revolusi industri 4.0. Para generasi milenial diyakini berperan penting menjadi penggerak bagi pengembangan ekonomi digital.

“Adik-adik mahasiswa saat ini adalah mereka yang akan mengisi pembangunan mulai sekarang hingga periode tahun 2030, bahkan 2045. Jadi, harus optimistis untuk lebih kreatif dan inovatif,” ujar Menperin lewat keterangan resmi di Jakarta, Selasa (11/12/2018).

Di hadapan lebih dari 600 mahasiswa lintas fakultas UHN, Airlangga menyampaikan paparan mengenai peningkatan daya saing Indonesia melalui penerapan revolusi industri 4.0. “Kunci implementasi industri 4.0, salah satunya adalah ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten. Inilah yang menjadi kekuatan bagi Indonesia dibanding negara lain,” tuturnya.

Untuk itu, pada tahun depan, pemerintah semakin gencar melaksanakan berbagai program dalam upaya pengembangan kualitas SDM yang dapat memenuhi kebutuhan pasar kerja saat ini. Apalagi, Indonesia tengah menikmati masa bonus demografi atau dominasi penduduk berusia produktif hingga 15 tahun ke depan.

“Berdasarkan pengalaman negara lain seperti Jepang, China, Singapura, dan Thailand, ketika mereka berada pada masa bonus demografi, pertumbuhan ekonominya tinggi. Nah, inilah yang bisa menjadi kesempatan bagi Indonesia dengan potensi populasi tenaga kerja sekarang,” paparnya.

Oleh karena itu, pemerintah telah meluncurkan peta jalan Making Indonesia 4.0 sebagai kesiapan untuk memasuki era revolusi industri 4.0. Melalui beberapa langkah strategis, diyakini dapat merebut peluang dari efek ekonomi digital.

"Kalau pembangunan tanpa ekonomi digital, pertumbuhan hanya 5%. Bagi Indonesia, ingin meningkatkan dengan penambahan lapangan kerja atau job creation,” imbuhnya.

Dalam aspirasi besar Making Indonesia 4.0 adalah menjadikan Indonesia masuk jajaran 10 negara yang memiliki perekonomian terkuat di dunia pada tahun 2030. “Dengan revolusi industri 4.0, peningkatan terhadap PDB riil bisa tumbuh 1-2%, penambahan hingga 10 juta lapangan kerja, dan kontribusi manufaktur terhadap PDB sebesar 25% sampai tahun 2030,”tandasnya.

Menperin menjelaskan, generasi milenial perlu mempelajari basis pendidikan yang dibutuhkan pada era ekonomi digital, seperti koding, statistika dan Bahasa Inggris. "Maka itu kami tengah mendorong bidang Science, Technology, Engineering, Arts, dan Mathematics (STEAM) menjadi mainstream kembali pada basis pendidikan kita,” tegasnya.

Di samping itu, Sitompul dari Fakultas Hukum UHN, menanyakan tentang program prioritas yang sedang dijalankan pemerintah dalam upaya memasuki era industri 4.0. “Di dalam Making Indonesia 4.0, ada 10 prioritas nasional yang telah ditetapkan,” jawab Airlangga.

Kesepuluh langkah prioritas nasional tersebut, yaitu perbaikan alur aliran material, mendesain ulang zona industri, mengakomodasi standar sustainability, pemberdayaan UMKM, membangun infrastruktur digital nasional, menarik investasi asing, peningkatan kualitas SDM, pembentukan ekosistem inovasi, menerapkan insentif investasi teknologi, serta harmonisasi aturan dan kebijakan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Infrastruktur Digital...
Infrastruktur Digital Jadi Bagian Vital Kawasan Industri untuk Pikat Investor
Infrastruktur Digital...
Infrastruktur Digital Topang Industri, 3 Perusahaan Ini Jadi Modelnya
Gelar Inovasi Produk...
Gelar Inovasi Produk dan Kompetisi Barista: Kemenperin Perkenalkan Susu Kacang Mede Lokal Pertama di Indonesia
Luncurkan Startup4industry,...
Luncurkan Startup4industry, Cara Menperin Menekan Dampak Pandemi Lewat Teknologi
Teknologi Digital Datangkan...
Teknologi Digital Datangkan Cuan, Sektor Industri Jangan Gaptek
Kemenperin Ajak Tech...
Kemenperin Ajak Tech Startup Indonesia Kembangkan Ekosistem Industri 4.0
Berita Terkini
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 menit yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
41 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
58 menit yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
2 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved