Rupiah Berakhir Jatuh Saat Pounds Perpanjang Tren Pelemahan

Jum'at, 14 Desember 2018 - 16:58 WIB
Rupiah Berakhir Jatuh...
Rupiah Berakhir Jatuh Saat Pounds Perpanjang Tren Pelemahan
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga perdagangan sore, Jumat (14/12/2018) masih jatuh di zona merah, setelah sepanjang hari ini bergerak negatif. Tergelincirnya mata uang Garuda mengiringi Poundsterling yang melanjutkan tren pelemahan di perdagangan akhir pekan.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan sore menyusut ke posisi Rp14.578/USD dibandingkan sebelumnya Rp14.490/USD. Pergerakan harian rupiah pada akhir pekan ada pada level Rp14.490 sampai dengan Rp14.580/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga terperosok ke level Rp14.581/USD dari kemarin yang bertengger di Rp14.496/USD. Rupiah hari ini bergerak pada kisaran Rp14.513-Rp14.592/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah juga anjlok menjadi Rp14.687/USD dari sesi siang. Rupiah menunjukkan kembali tertekan saat hadapi USD dari kemarin Rp14.620/USD.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah menjelang akhir tahun menjadi Rp14.538/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah tak berdaya dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya Rp14.536/USD.

Di sisi lain, Poundsterling memperpanjang tren pelemahan ketika Perdana Menteri (PM) Inggris Theresa May kembali dari kunjungannya ke ke Brussels, di mana dia berusaha untuk memenangkan jaminan dari Uni Eropa atas negosiasi Brexit. Perjalanan yang disebut kubu lawan sebagai sebuah kegagalan, dimana belum berimbas positif ke pasar mata uang.

Terpantau Pounds jatuh ke posisi terendah yakni 1,2591 saat berhadapan dengan dolar atau USD di awal perdagangan Eropa. Mata uang Inggris juga tergelincir mencapai 0,3% terhadap euro menjadi 90,025. Sementara itu sejak akhir September, dolar naik 1% sejak Senin menuju kinerja mingguan terbaiknya. Terhadap enam mata uang utamanya lainnya, dolar naik 0,4% dengan indeks menjadi 97,455.

Yen Jepang terpantau tidak berubah pada posisi 113,59 saat berhadapan dengan dolar. Tercatat dolar sendiri telah menguat mencapai 1,2% terhadap mata uang Jepang dalam enam sesi perdagangan terakhir karena perbedaan suku bunga antara AS dan Jepang mendukung dolar. Selanjutnya Yuan China jatuh 0,4% menjadi 6,9037 setelah data ekonomi lebih buruk dari perkiraan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Rupiah Punya Peluang...
Rupiah Punya Peluang Saat Penguatan Dollar AS Tertahan di Tengah Sikap Wait and See
Rupiah Tengah Pekan...
Rupiah Tengah Pekan Dibuka Loyo ke Rp14.853/USD Iringi Kejatuhan Pounds
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
57 menit yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
1 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
1 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
2 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
3 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
3 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved