Bekraf Suntik Pelaku Usaha Kreatif di Daerah

Jum'at, 14 Desember 2018 - 22:55 WIB
Bekraf Suntik Pelaku...
Bekraf Suntik Pelaku Usaha Kreatif di Daerah
A A A
JAKARTA - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mendorong pelaku usaha di daerah terus berkembang. Salah satunya dengan memberikan bantuan infrastruktur dan fasilitas bagi pelaku bisnis kreatif.

Kepala Bekraf, Triawan Munaf, mengemukakan, program pemberian bantuan yang diberikan pemerintah berupa barang dan bersifat stimulan, bukan hibah maupun bantuan sosial.

"Kami merasa banyak sekali fasilitasi yang kurang lengkap terutama di daerah, sehingga mengurangi antusiasme pelaku usaha kreatif setempat. Melalui bantuan ini diharapkan mereka akan bangkit dan bergairah," ujar Triawan dalam keterangan persnya, Jumat (14/12/2018).

Adapun bantuan yang diberikan Bekraf terdiri atas tiga paket, antara lain Revitalisasi Ruang Kreatif, Sarana Ruang Kreatif, serta Sarana Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Sepanjang 2018, tercatat Bekraf telah merevitalisasi 11 ruang kreatif serta lebih dari 2.800 jenis sarana, dan 635 jenis sarana TIK diberikan kepada penerima bantuan dengan total anggaran lebih dari Rp42 miliar.

"Infrastruktur merupakan salah satu kunci utama dalam persaingan kreativitas dan pertumbuhan ekonomi," kata Deputi Infrastruktur Bekraf, Hari Santosa Sungkari

Program yang telah dilakukan sejak 2017 ini, berhasil merevitalisasi sebanyak 35 ruang kreatif, lebih dari 10.000 jenis sarana, serta lebih dari 1.500 sarana teknologi informasi dan komunikasi yang diberikan kepada 92 penerima bantuan, yang tersebar dari Sabang sampai Raja Ampat.

Pada tahun ini, Bekraf telah menyerahkan bantuan kepada 47 penerima yang dilaksanakan sejak Maret hingga Desember 2018. Untuk program selanjutnya, proposal penerimaan bantuan Bekraf dibuka pada 1 Desember 2018 sampai 28 Februari 2019.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pelaku Industri Kreatif...
Pelaku Industri Kreatif Dapat Insentif dari Pemerintah
Jangan Sedih, Ini Cara...
Jangan Sedih, Ini Cara Buat Pelaku Ekonomi Kreatif Naikkan Omset Penjualan
Kampanye Nasional, #SribuinAja
Kampanye Nasional, #SribuinAja
Industri Kuliner Berkembang...
Industri Kuliner Berkembang Pesat di Indonesia
Pelaku Ekraf Diminta...
Pelaku Ekraf Diminta Proaktif Tingkatkan Daya Saing
Polapadu 2025: Karya,...
Polapadu 2025: Karya, Kolaborasi, dan Kreasi Mahasiswa DKV New Media BINUS University Hadirkan Spektrum Baru Industri Kreatif
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved