Menteri Jonan Bangga Penerimaan Negara dari Batu Bara Capai Rp40 T

Selasa, 18 Desember 2018 - 11:58 WIB
Menteri Jonan Bangga...
Menteri Jonan Bangga Penerimaan Negara dari Batu Bara Capai Rp40 T
A A A
JAKARTA - Di tengah fluktuasi harga batu bara akibat kebijakan pemerintah China untuk mengontrol Impor batu bara termal, outlook batu bara diproyeksikan masih positif. Hal ini didukung oleh meningkatnya permintaan dari India dan negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia.

Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan, sangat bangga bahwa penerimaan batu bara mencapai Rp40 Triliun. Hal ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan. "Penerimaan negara dari batu bara memang besar sekitar Rp40 triliun terima kasih sekali lagi ini sangat baik," ujar Menteri Jonan di Jakarta, Selasa (18/12/2018).

Lebih lanjut, Dia pun mengatakan bakal terus meningkatkan penerimaan batu bara dalam meningkatkan nilai perekonomian Indonesia. Pasalnya, perusahaan tambang batu baru memiliki nilai jual yang tinggi. "Perusahan tambang batu bara saya anggap ini perusahaan energi yang harus ada nilai tambahnya apakah voal power plan atau ganda, kita harus lakukan," katanya.

Sebagai informasi, hasil kajian Pricewaterhouse Coopers, kegiatan usaha pertambangan memiliki nilai penggandaan (multiplier) sebesar 1,6-1,9 kali khususnya terhadap penciptaan |apangan kerja karena industri pertambangan merupakan salah satu industri padat karya. Lapangan kerja yang tercipta tidak hanya di industri tambang batu bara, namun juga di sektor industri jasa pendukung tambang.

Dengan standar ini maka perusahaan pertambangan dan energi mengontrol semua dampak yang ditimbulkan dari kegiatan operasionalnya. Perusahaan tidak bisa hanya memikirkan keuntungan semata namun harus melaksanakan tanggung jawab lingkungan secara berkelanjutan termasuk dengan menjalankan program pengembangan masyarakat.

Sebelumnya Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bambang Gatot Ariyono mengatakan Penerimaan Negara Bukan Pajak atau PNBP subsektor mineral dan batu bara (minerba) per 16 November 2018 mencapai Rp 41,77 triliun. Jumlah tersebut melebihi target yang ditetapkan yaitu sebesar Rp32,1 triliun.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Lampaui Target, Realisasi...
Lampaui Target, Realisasi Produksi Batu Bara Capai 775 Juta Ton di 2023
Gasifikasi Jadi Tumpuan...
Gasifikasi Jadi Tumpuan Bisnis Baru Perusahaan Batu Bara
Kebutuhan Batu Bara...
Kebutuhan Batu Bara Tahun Depan Diproyeksikan Capai 172 Juta
Kendala Cuaca, Produksi...
Kendala Cuaca, Produksi Batu Bara Nasional Baru 237 Juta Ton per Mei
Ini Aturan Sanksi dan...
Ini Aturan Sanksi dan Denda Bagi Perusahaan Batu Bara yang Bandel
Pemerintah Setujui Rencana...
Pemerintah Setujui Rencana Produksi Batu Bara 922 Juta Ton di 2024
Berita Terkini
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
19 menit yang lalu
Menko Yusril Beberkan...
Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih
59 menit yang lalu
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
1 jam yang lalu
Jakpro Gandeng Feel...
Jakpro Gandeng Feel Good Network Garap Naming Rights JIS
1 jam yang lalu
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
1 jam yang lalu
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
2 jam yang lalu
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved