Contek China, Jonan Minta Batu Bara Dikoversi Jadi Avtur
Selasa, 18 Desember 2018 - 14:17 WIB
Contek China, Jonan Minta Batu Bara Dikoversi Jadi Avtur
A
A
A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meminta kepada pengusaha batu bara untuk mengubah strategis bisnisnya. Salah satunya meningkatkan nilai produk batu bara dengan diolah terlebih dahulu.
Sambung dia, menerangkan industri harus mengkonversikan batu bara menjadi energi lainnya. Jonan mencontohkan seperti yang ada di China, ketika pengembangan batu bara menjadi bahan bakar avtur untuk pesawat
"Jika kita ke China, mereka punya konversi batu bara jadi jet fuel (bahan bakar pesawat). Dia bisa ubah (batu bara) jadi avtur buat bahan bakar pesawat terbang sehingga kompetisinya makin kuat," ujar Jonan dalam acara International Energy Agency Coal Forecast 2023 di Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (18/12/2018).
Dia pun juga menyanyangkan banyak pengusaha yang mengeruk batu bara dan langsung menjualnya. Padahal Batu bara bukan lagi dijadikan barang mentah yang dijual, namun harus diolah menjadi bentuk lain.
"Perspektif internasional sekarang sudah tidak ada lagi coal company, yang ada coal energy company coal, karena batu baranya itu bisa dikonversi ke bentuk lain. Batu bara harus ada konversinya nilai tambahnya," katanya.
Jonan pun menegaskan bisa juga batu bara membantu ketahanan energi nasional. Dia meminta industri batu bara untuk mengembangkan PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap). "Kita harus membangun lebih banyak coal power plant. Tidak ada coal power plant baru di Jawa dua tahun terakhir, tapi keuntungan yang besar," tandasnya.
Sambung dia, menerangkan industri harus mengkonversikan batu bara menjadi energi lainnya. Jonan mencontohkan seperti yang ada di China, ketika pengembangan batu bara menjadi bahan bakar avtur untuk pesawat
"Jika kita ke China, mereka punya konversi batu bara jadi jet fuel (bahan bakar pesawat). Dia bisa ubah (batu bara) jadi avtur buat bahan bakar pesawat terbang sehingga kompetisinya makin kuat," ujar Jonan dalam acara International Energy Agency Coal Forecast 2023 di Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (18/12/2018).
Dia pun juga menyanyangkan banyak pengusaha yang mengeruk batu bara dan langsung menjualnya. Padahal Batu bara bukan lagi dijadikan barang mentah yang dijual, namun harus diolah menjadi bentuk lain.
"Perspektif internasional sekarang sudah tidak ada lagi coal company, yang ada coal energy company coal, karena batu baranya itu bisa dikonversi ke bentuk lain. Batu bara harus ada konversinya nilai tambahnya," katanya.
Jonan pun menegaskan bisa juga batu bara membantu ketahanan energi nasional. Dia meminta industri batu bara untuk mengembangkan PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap). "Kita harus membangun lebih banyak coal power plant. Tidak ada coal power plant baru di Jawa dua tahun terakhir, tapi keuntungan yang besar," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :