BNI Syariah Edukasi Keuangan Syariah kepada Migran Indonesia

Selasa, 18 Desember 2018 - 22:11 WIB
BNI Syariah Edukasi...
BNI Syariah Edukasi Keuangan Syariah kepada Migran Indonesia
A A A
JAKARTA - BNI Syariah terus berikan edukasi dan literasi keuangan syariah untuk para migran Indonesia di Hongkong yang telah menjadi nasabah sejak tahun 2009. Melalui layanan BNI Remittance Ltd (BRL) hingga saat ini, lebih dari 23 ribu pekerja migran indonesia di Hongkong telah menjadi nasabah BNI Syariah.

Pemimpin Divisi Dana dan Transaksi BNI Syariah, Bambang Sutrisno, mengatakan kali ini BNI Syariah menyapa lebih dari 500 migran hadir dalam acara "Hijrah dengan Hasanah". BNI Syariah memfasilitasi para migran dengan cara bekerjasama dengan BRL untuk melayani transaksi pembukaan rekening, pengiriman uang dengan bisnis remittance serta transaksi finansial melalui mobile banking dan ATM yang tersedia di 4 lokasi pelayanan remitansi di Hong Kong yaitu Keswick, Yuen Long, Tsuen Wan dan Hung Hom.

Hong Kong dipilih sebagai salah satu perluasan bisnis BNI Syariah dengan pertimbangan sebagai negara dengan penempatan pekerja migran terbesar ketiga setelah Malaysia dan Timur Tengah. "Alhamdulillah, para migran antusias dengan kehadiran BNI Syariah terbukti dengan jumlah NoA sebesar 15.778 dengan dana kelolaan tahun 2018 sebesar Rp24 miliar”, kata Bambang dalam siaran pers, Selasa (18/12/2018).

Menurut dia, potensi Hong Kong masih banyak yang belum digarap, salah satunya para migran yang butuh edukasi dan fasilitas untuk transaksi finansial. Maka dari itu, perseroan berharap layanan BNI Syariah bersinergi dengan BNI Induk dapat mempermudah para migran untuk bertransaksi dengan cepat, efisien dan prudent sesuai syariah.

Direktur BRL Hong Kong, Eko Kristianto, menambahkan BNI terus meningkatkan infrastruktur perbankan dan edukasi untuk meningkatkan jumlah nasabah di Hongkong. Kedepannya BNI akan bekerjasama dengan pihak ketiga untuk program dompet elektronik.

Dia memaparkan, penyetoran uang dapat dilakukan dengan mendatangi empat lokasi pelayanan remitansi dan BNI juga sudah bekerja sama dengan pihak ketiga yang mempunyai izin untuk penyetoran uang di jaringan ritel seperti Seven Eleven sebanyak 800 gerai di semua Hong Kong ditambah dengan jaringan Circle K. CEO Yukbisnis.com, Jaya Setiabudi, juga mengajak para migran untuk mempersiapkan masa depan dengan berbagai skill yang telah dimiliki.

Selain bekerja sebagai migran, diperlukan keahlian berwirausaha untuk mempersiapkan masa depan setelah kepulangan ke Indonesia. Dirinya bersama komunitas wirausaha Yukbisnis.com pun siap memberikan pembekalan agar para migran pulang ke Indonesia siap menjadi wirausaha yang handal dengan modal yang terbatas.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Target Bank...
Pemerintah Target Bank Syariah Indonesia Tbk Masuk Top 10 Dunia
Transaksi Volume BNI...
Transaksi Volume BNI iB Hasanah Card Capai Rp895,2 Miliar
BNI Syariah Salurkan...
BNI Syariah Salurkan Pembiayaan Wakaf Pertama dengan Agunan Imbal Hasil CWLS
Satu Dekade Berhasanah,...
Satu Dekade Berhasanah, BNI Syariah Berikan Promo Menarik untuk Nasabah
Tiga Bank Syariah Milik...
Tiga Bank Syariah Milik Pemerintah Satukan Kekuatan
Dana Haji di BNI Syariah...
Dana Haji di BNI Syariah Sudah Ada Rp3,4 Triliun
Berita Terkini
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
11 menit yang lalu
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
2 jam yang lalu
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
4 jam yang lalu
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
6 jam yang lalu
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
7 jam yang lalu
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
9 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved