Perry Warjiyo: Gejolak Kurs Rupiah Akibat Faktor Eksternal

Kamis, 20 Desember 2018 - 15:14 WIB
Perry Warjiyo: Gejolak...
Perry Warjiyo: Gejolak Kurs Rupiah Akibat Faktor Eksternal
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) yang masih bergejolak naik turun hingga sesi siang perdagangan hari ini, diyakini karena faktor eksternal. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menerangkan, yang menjadi salah satu faktornya yaitu kenaikan suku bunga Amerika Serikat alias Fed rate.

“Dipengaruhi ketidakpastian global dan valuta asing musiman yang mana adanya beberapa kebutuhan akhir tahun. Kita akan menjaga fundamental ekonomi dengan menjalankan pasar dan pengembangan pasar keuangan,” ujar Perry di Gedung Bank Indonesia, Kamis (20/12/2018).

Terang dia, kondisi mata uang Garuda ini masih mengikuti sentimen pasar yang dipengaruhi arus modal dan perang dagang AS versus China. “Nilai tukar rupiah bergerak karena sentimen pasar dan konsisten, kita akan melihat risikonya serta tren kedepan bagaimana pengaruhnya,” paparnya

Sebagai informasi, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi siang perdagangan menjelang akhir pekan masih tergelincir atau lebih rendah dari sebelumnya. Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan sesi I berada pada posisi Rp14.490/USD atau menyusut dari posisi penutupan sebelumnya Rp14.433/USD.

Tercatat berdasarkan data BI, Rupiah pada November 2018 menguat sebesar 6,29% secara point to point dibandingkan level bulan sebelumnya, dipengaruhi aliran masuk modal asing yang cukup besar akibat dampak positif perekonomian domestik yang tetap kondusif dan eskalasi ketegangan hubungan dagang AS-Tiongkok yang sempat mereda.

Ke depan, ditekankan Bank Indonesia terus mewaspadai risiko ketidakpastian pasar keuangan global dengan tetap melakukan langkah-langkah stabilisasi nilai tukar sesuai nilai fundamentalnya, dengan tetap mendorong berjalannya mekanisme pasar dan mendukung upaya-upaya pengembangan pasar keuangan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Rupiah Menguat 1,21%,...
Rupiah Menguat 1,21%, Bos BI: Lebih Perkasa dari Peso Filipina dan Baht Thailand Cs
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD,...
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD, Gubernur BI Sebut Lebih Kuat Dibanding Peso, Rupee dan Baht
Rupiah Tembus Rp16.420...
Rupiah Tembus Rp16.420 per USD, Bos BI Ungkap Apa yang Terjadi
Rupiah Bakal Menguat...
Rupiah Bakal Menguat di Juli dan Agustus 2026, Gubernur BI Yakin Stabil usai Bertemu Prabowo
Gubernur BI: Rupiah...
Gubernur BI: Rupiah Terus Menguat Kalahkan Malaysia, Filipina dan Thailand
Berita Terkini
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
48 menit yang lalu
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
1 jam yang lalu
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
1 jam yang lalu
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
5 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
5 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
5 jam yang lalu
Infografis
125 Juta Orang Dapat...
125 Juta Orang Dapat Binasa Akibat Perang Nuklir India-Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved